Mandi di Bendungan, Warga Buol Tenggelam Terseret Arus

479
PERSONEL Basarnas Palu sesaat sebelum diterjunkan ke Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah untuk melakukan pencarian terhadap seorang warga yang tenggelam di Bendungan Modo. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, BUOL– Seorang warga di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah tenggelam terseret arus deras saat mandi di Bendungan Modo 3, Kecamatan Bukal.
Diperoleh keterangan, warga Desa Bongo, Kecamatan Bokat, Buol yang tenggelam itu teridentifikasi bernama Kasman Mokodompit (22).
Kasman yang merupakan karyawan salah satu perusahaan kelapa sawit di Buol itu tenggelam pada Minggu (9/4/2017) sekitar jam 16.30 Wita tepatnya di Bendungan Desa Modo 3, Kecamatan Bukal.
Kapolres Buol AKBP Mujianto yang dikonfirmasi SultengTerkini.Com melalui WhatsApp, Senin (10/4/2017) malam membenarkan kabar tersebut.
Dia menceritakan, sekitar jam 15.00 Wita lima orang pemuda berenang di bendungan.
Setelah itu sekitar jam 16.30 kelima pemuda naik dari bendungan tempat mereka mandi atau berenang, tetapi seorang pemuda yang terakhir naik dari bendungan tersebut terpeleset dari tangga yang mereka naiki, sehingga jatuh dan disertai dengan banjir yang tiba-tiba muncul dengan cepat/deras.
Kapolres Mujianto mengatakan, langkah yang dilakukan oleh anggotanya adalah melakukan pencarian di sekitar TKP dengan cara menyisir.
“Sampai saat ini korban belum diketemukan, apakah korban masih dalam pusaran air di bendungan atau sudah hanyut,” kata orang pertama di Polres Buol itu.
Sementara itu, Humas Basarnas Palu, Fatmawati yang dikonfirmasi terpisah juga membenarkan informasi tenggelamnya seorang warga di Buol.
Pada Minggu malam pihak Basarnas Palu telah menerjunkan enam orang anggotanya ke lokasi kejadian untuk dilakukan proses pencarian.
“Personel enam orang (yang diterjunkan), dipimpin Ricky Mallawan. Mereka sudah tiba di Buol Senin sore tadi sekitar pukul 17.30 WITA,” kata Fatma-sapaan akrabnya- melalui WhatsApp.
Bersama enam personel, pihak Basarnas Palu juga membawa satu unit mobil, satu unit perahu karet, dan alat pendukung lainnya.
“Sampai malam ini belum ada kabar. Pencarian akan mulai dilakukan pada Selasa besok pagi,” tutur Fatma. CAL

Silakan komentar disini...