Warga Ditemukan Tewas Tenggelam di Lubang Galian

507
SEORANG warga asal Surabaya, Jawa Timur ditemukan tewas di belakang kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/5/2017). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, MOROWALI– Seorang warga asal Surabaya, Jawa Timur ditemukan tewas di belakang kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/5/2017).

Diperoleh keterangan, korban yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar jam 06.00 Wita itu teridentifikasi bernama Ahmadiyah (33).

Kejadian berawal, pada Jumat (5/5/2017) usai Salat Jumat korban hilang dan dilakukan pencarian oleh temannya karena korban saat itu tidak berada di tempat.

Pada jam 16.00 Wita teman kerabat yang bernama Alex melihat helm dan ember di dalam lubang air, namun saat itu Alex belum berpikir kalau korban ada di dalam lubang galian air tersebut.

Pada Sabtu (6/5/2017) sekitar jam 06.00 Wita Alex kembali melakukan pencarian terhadap temannya dan pada saat Alex mencari di bagian lubang galian air tersebut dia melihat korban berada di dalam lubang air tersebut dengan keadaan terapung dan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Pada pukul 08.45 Wita korban tiba di Klinik PT IMIP di Desa Fatufia dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bungku guna dilakukan visum.

Korban diduga meninggal dunia karena terjatuh pada saat mengambil air di kubangan air, karena menurut info dari teman kerjanya, korban tidak bisa berenang.

Lubang galian air tersebut berkedalaman kurang lebih 2,5 sampai 3 meter.

Korban adalah seorang pekerja harian di PT Adidaya Cipta Kharisma dan korban biasa mengambil air di lubang galian air tersebut untuk menyiram buat cor tapak (cakar ayam).

Sementara itu, Koordinator Media Relation dan Publikasi PT IMIP, Dedy Kurniawan yang dikonfirmasi SultengTerkini.Com melalui WhatsApp-nya, Minggu (7/5/2017), membenarkan peristiwa tersebut.

Namun menurut dia, korban bukan merupakan karyawan PT IMIP, tetapi pekerja dari perusahaan kontraktor lokal yang sedang membangun kantin.

“Kebetulan lokasinya di sekitar kawasan PT IMIP,” kata Dedy.

Dia mengaku tak mengetahui apa penyebab korban meninggal dunia karena saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian setempat.

“Soal penyebabnya masih ditangani polisi. Kami tidak dilibatkan karena bukan karyawan IMIP dan bukan karyawan para investor yang ada di kawasan IMIP. Jadi bukan tanggung jawab kami,” tegas Dedy Kurniawan yang juga mantan jurnalis TV One itu.

Kasus tersebut saat ini masih ditangani Unit Reskrim Polsek Bahodopi Polres Morowali. */CAL

Silakan komentar disini...