Hilang Menyelam di Tanjung Karang Donggala, Turis Austria Belum Ditemukan

417
TIM SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang turis warga negara asing asal Austria yang hilang saat menyelam di Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (13/6/2017). FOTO: BASARNAS PALU

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Upaya pencarian terhadap seorang turis warga negara asing (WNA) asal Austria yang hilang saat menyelam di Tanjung Karang Kelurahan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, hingga kini belum ditemukan.

Kepala Basarnas Palu, Jafar Henaulu saat dihubungi SultengTerkini.Com per telepon genggamnya di Palu, Selasa (13/6/2017) mengatakan, upaya pencarian terhadap Turis bernama Alexander (45) itu dilakukan oleh tim SAR gabungan terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Hingga memasuki hari ketiga sejak dinyatakan hilang pada Minggu (11/6/2017), upaya pencarian dengan mengerahkan beberapa kapal dan peralatan lainnya itu belum membuahkan hasil.

“Sampai hari ketiga ini masih nihil,” kata orang pertama di Basarnas Palu itu.

Jafar menuturkan, operasi pencarian turis itu akan kembali dilanjutkan pada Rabu besok pagi hingga tujuh hari kedepan sejak dinyatakan hilang.

Jika dalam tujuh hari kedepan sang turis belum juga ditemukan, maka operasi pencarian akan dihentikan.

Menurut Jafar, operasi akan kembali diperpanjang jika ada permintaan dari keluarga korban.

“Untuk perpanjangan operasi pencarian itu akan berlangsung selama tiga hari,” kata Jafar.

Sebelumnya diberitakan, turis Austria itu hilang menyelam pada Minggu (11/6/2017) sekitar pukul 14.00 Wita.

Pihak Basarnas Kantor SAR Palu baru menerima laporan pada malam harinya setelah mendapat informasi dari Kasat Polairud Polres Donggala.

Minggu malam sekitar pukul 21.27 Wita tim rescue  menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit rubber boat, satu unit mobil rescue beserta alat pendukung lainnya.

Alexander menyelam tanpa buddies di lokasi wisata Pantai Tanjung Karang, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Banawa, Donggala hingga menjelang malam belum kembali.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh pihak Cottage Prince Jhon tempat korban menginap dan Polairud Donggala, namun tidak menemukan korban.

Menurut rekan korban Heiner Wendelken, seorang turis asal Jerman, Minggu sekitar pukul 09.40 Wita bertemu korban dengan menggunakan pakaian renang lengkap.

“Saya sempat bertanya sama Alexander apakah boleh menyelam sendiri dan dijawab oleh korban “Saya instruktur renang”.

Selanjutnya korban berjalan menuju laut depan Cottage Prince Jhon Tanjung Karang.

Sekitar pukul 12.30 Wita, Heiner Wendelken menanyakan keberadaan Alexander kepada resepsionis, namun resepsionis tidak mengetahui keberadaan Alexander. CAL

Silakan komentar disini...