Satgas Opster Bina Mental Anak-anak di Poso

185
PENYULUHAN Pembinaan Mental Ķejuangan Satuan Tugas Operasi Teritorial kepada Majelis TPA Hasanah bertempat di Gebangrejo Timur Sektor I, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (15/6/2017) sore. FOTO: PENREM

SultengTerkini.Com, POSO– Pendidikan mental kejuangan dan akhlak kepada anak-anak sejak usia dini saat ini sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar para generasi penerus bangsa ini dapat bersaing dalam kompetisi global di masa depan tanpa meninggalkan ciri khas budaya dan bangsa Indonesia.

Pembinaan mental ini merupakan salah satu program kerja non fisik Satuan Tugas (Satgas) Operasi Teritorial (Opster) TNI Sintuwu Maroso 2017 di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Hal ini bertujuan agar anak-anak di Poso ini terhindar dari pengaruh tidak baik yang dapat memecah persatuan dan kedamaian saat ini berjalan dengan baik.

Oleh karena itu pada Kamis hari ini Perwira Pembinaan Mental Satgas Opster, Kapten Inf Masur Labukang melaksanakan Penyuluhan Pembinaan Mental Ķejuangan kepada Majelis TPA Hasanah bertempat di Gebangrejo Timur Sektor I, Kamis (15/6/2017) sore.

Dalam penyuluhannya, Kapten Inf Mansur Labukang menjelaskan, pemberian pembinaan mental kejuangan itu bertujuan agar anak-anak Poso ini mempunyai sikap adil dalam bertindak serta menyadari bahwa segala sesuatu yang dilakukannya akan dipertanggungjawabkan, sehingga dengan Mental Kejuangan yang tangguh anak-anak akan memiliki jiwa pantang menyerah, ulet dan gigih serta berkorban dalam membela kebenaran.

Selain itu, Kapten Mansur juga menyampaikan tentang  pentingnya anak-anak memiliki pondasi agama yang  kokoh agar tetap memiliki akhlak baik dan bermoral santun, mengingat kehidupan keras yang mereka alami kerap mendistorsi akhlaknya.

“Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama karena anak merupakan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada para orang tuanya, sehingga anak bisa menjadi penyejuk hati qurrota a’yun harus dibekali dengan penanaman rasa takwa kepada Allah SWT,” katanya.

Untuk itu, meskipun tidak memiliki pendidikan formal, anak-anak harus tetap memiliki semangat dan motivasi terus maju dan memiliki persiapan mental dalam menyongsong masa depan diiiringi akhlak yang baik.

“Mari kita tanamkan akhlak dan moral yang baik serta terus memotivasi diri, sehingga menjadi insan bermanfaat bagi sesama, lingkungan masyarakat sekitar kita, sehingga perlu untuk terus memperdalam iman dan ilmu agama sebagai bekal hidup kita,” tuturnya.

Dalam situasi dan perkembangan zaman seperti saat ini, TNI sebagai alat perekat dan pemersatu bangsa merasa perlu untuk membantu menyiapkan anak-anak generasi penerus bangsa ini sejak dini agar kelak dapat menjadi pemimpin yang baik dimasa mendatang. */CAL

Silakan komentar disini...