Telkomsel Palu Aktifkan Tiga BTS di Lokasi Blank Spot

1321
BTS Telkomsel yang baru berdiri dan resmi beroperasi di wilayah Desa Kayulompa, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah itu pada pertengahan Juni 2017. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, PALU– Kabar gembira buat para pengguna Telkomsel di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Tolitoli dan Morowali. Pasalnya, pihak Telkomsel Area Palu baru-baru ini telah mengaktifkan sebanyak tiga Base Transceiver Station (BTS) di tiga titik lokasi yang sebelumnya masuk area blank spot.

Blank spot sendiri dikenal sebagai tempat yang tidak memiliki jaringan seluler, khususnya Telkomsel.

Manager Network Service Telkomsel Area Palu I Wayan Sudana kepada SultengTerkini.Com di kantornya Jalan Muhammad Yamin, Rabu (21/6/2017) mengungkapkan, tiga titik BTS yang sudah aktif beroperasi atau on air itu berada di Desa Kayulompa, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Desa Laroenai dan Pulau Kaleroang, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali.

Menurut I Wayan Sudana, ketiga lokasi ini sebelumnya termasuk area blank spot alias tidak ada jaringan seluler sama sekali.

“Dulunya memang area blank spot, tetapi sekarang di lokasi itu sudah aktif jaringan Telkomsel,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk jaringan Telkomsel di wilayah Desa Kayulompa, Kecamatan Basidondo itu mulai aktif beroperasi pada pertengahan Juni 2017.

Sementara dua lokasi lainnya yakni Desa Laroenai dan Pulau Kaleroang Morowali itu sudah lebih dulu on air pada awal Juni 2017.

Ia mengatakan, jaringan Telkomsel yang aktif di Desa Kayulompa adalah kualitas 3G.

Sedangkan di Desa Laroenai dan Pulau Kaleroang itu saat ini jaringannya baru 2G.

“Jaringannya saat ini masih 2G karena wilayahnya menggunakan media transmisi satelit, tetapi tidak menutup kemungkinan kedepannya kita bisa tingkatkan jaringannya ke 3G jika marketnya memungkinkan,” tuturnya.

I Wayan Sudana (depan baju hitam kedua dari kanan)

I Wayan Sudana menambahkan, tujuan Telkomsel mengaktifkan jaringan di tiga lokasi itu semata-mata hanya untuk melayani atau memenuhi kebutuhan komunikasi para pelanggan di wilayahnya.

Apalagi katanya, tiga lokasi itu merupakan wilayah penting yang harus dilayani dengan kebutuhan jaringan seluler.

“Seperti di Basidondo itu merupakan wilayah yang terdampak banjir Tolitoli belum lama ini, sementara di Pulau Kaleroang termasuk salah satu tujuan wisata di Morowali,” katanya.

Ia menambahkan, sepanjang Juni 2017 ini, pihak Telkomsel Area Palu yang membawahi seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulteng dan Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat itu telah mengaktifkan jaringan 2G sebanyak lima BTS, 3G 12 BTS dan 4G 1 BTS di wilayah kerjanya.

“Dari semuanya itu hanya tiga titik yang on air dari sebelumnya masuk area blank spot, selebihnya adalah penambahan perangkat 3G dalam rangka mengantisipasi lonjakan data karena Telkomsel sekarang mulai fokus pada jalur broadband,” ujarnya.

Ia pun berharap kehadiran BTS Telkomsel khususnya di tiga lokasi itu dapat meningkatkan laju roda perekonomian masyarakat setempat. CAL

Silakan komentar disini...