Rektor Untad Minta WD Jaga Kekompakan dalam Bekerja

749
PENANDATANGANAN serahterima jabatan Wakil Dekan FISIP Universitas Tadulako yang disaksikan Rektor Prof Muhammad Basir di kampus Untad Palu, Sulawesi Tengah, Senin (3/7/2017). FOTO: ALI

SultengTerkini.Com, PALU– Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah Prof Muhammad Basir melantik dan mengambil sumpah jabatan para wakil dekan (WD) di lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untad, Senin (3/7/2017).

Selain itu, Rektor Untad juga mengukuhkan sejumlah pejabat eselon IV serta pengurus Komisi Disiplin di kampus setempat.

Mereka yang dilantik sebagai Wakil Dekan FISIP Untad itu periode 2017-2021 antara lain, Muhammad Khairil sebagai Waki Dekan Bidang Akademik, Andi Mascunra Amir dilantik sebagai Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan serta Intam Kurnia dilantik sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan.

Sementara untuk jabatan Kepala UPT Komisi Disiplin dijabat oleh Abdul Kadir Pattah.

Kepada mereka yang dilantik, mantan Dekan Fakultas Pertanian Untad ini mengimbau agar para pejabat tersebut menjaga kekompakan satu sama lain dalam menjalankan amanah yang dibebankan.

Hal ini penting dilakukan agar ritme kerja yang dibangun antara sesama pegawai di kampus itu membawa kemajuan, sehingga Untad akan semakin baik kedepannya.

“Terima kasih kepada para wakil dekan yang sebelumnya yang telah bersama-sama membangun kampus ini. Kebersamaan yang kita jalani bersama dalam membangun kampus ini kini sudah membuahkan hasil seperti yang kita lihat saat ini,” ujar Rektor Basir.

Dalam sambutannya, Rektor Untad juga mengimbau kepada para pejabat tersebut agar memberikan pelayanan akademik yang terbaik kepada mahasiswa, agar juga semangat dalam menyelesaikan hak dan kewajibannya.

Dalam kesempatan itu, Prof Basir juga sempat menyinggung masih banyaknya mahasiswa yang terancam drop out (DO) karena masa studi yang begitu lama, khususnya angkatan 2009, 2010.

Untuk itu ia berharap agar para dosen dan wakil dekan yang dilantik mampu mengambil tindakan yang tepat, sehingga mahasiswa yang terancam DO tersebut bisa mendapat peneyelesaian yang baik. ALI

Silakan komentar disini...