Sekretaris BPBD Parmout Meninggal Dunia Diduga Korban Pembunuhan

869
Sirajuddin Ramly

SultengTerkini.Com, PARIGI MOUTONG– Polres Parigi Moutong (Parimo) menduga Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bernama Nur Afia Almahdali (53) yang ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya merupakan korban pembunuhan.

Hal itu dapat dipastikan dari hasil visum yang dilaksanakan tim medis di RSUD Anuntaloko Parigi.

Kapolres Parimo AKBP Sirajuddin Ramly yang ditemui wartawan mengatakan, berdasarkan hasil visum terhadap jenazah korban ditemukan beberapa luka organ tubuhnya.

Menurut dia, luka tersebut ditemukan di bagian kepala, leher dan tangan korban yang diakibatkan benda tajam, sehingga dari hasil tersebut pihaknya mengindikasikan sekretaris BPBD Parmout merupakan korban pembunuhan.

“Ada beberapa luka yang ditemukan di organ tubuh korban akibat benda tajam, makanya diindikasikan korban dibunuh,” ujar Sirajuddin Ramly.

Pihaknya kata dia, saat ini masih belum mengetahui apa motif kasus dugaan pembunuhan yang sempat menghebohkan warga Kelurahan Masigi tersebut. Bahkan, pihaknya juga belum mengantongi pelaku yang diduga melakukan tindak kejahatan itu.

Untuk kepentingan penyelidikan, hingga kini anggota Polres Parimo masih berada di sekitar TKP untuk mendalami keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa sebelumnya, dan mencari barang bukti lainnya.

“Kami belum tahu apa motifnya. Anggota saya juga masih dilapangan mendalami keterangan saksi, dan barang bukti lainnya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris BPBD Parmout ditemukan tergeletak meninggal dunia di kamar tidurnya, dengan kondisi mengeluarkan bau busuk. Bahkan, diperkirakan oleh tim medis RSUD Anuntaloko Parigi korban telah meninggal dunia kurang lebih sepekan lamanya.

Pertama kali korban diketahui meninggal dunia, setelah pihak keluarga korban mendatangi rumah korban, Minggu (2/7/2017) dan mencium bau yang menyengat tepat di samping kanan rumahnya.

Tanpa mengecek lebih lanjut, pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Parigi. RAM

Silakan komentar disini...