Kejati Sulteng Selamatkan Uang Negara Rp1,023 Miliar dari Kasus Korupsi

363
KEPALA Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Sampe Tuah (kelima dari kanan) saat memberikan keterangan pers terkait rilis penanganan kasus dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke 57 di aula kantornya Jalan Sam Ratulangi Palu, Kamis (20/7/2017). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) di Kota Palu menyatakan telah menyelamatkan uang negara miliaran rupiah dalam penanganan kasus korupsi sepanjang periode Januari hingga Juli 2017.

“Jumlah penyelamatan kerugian uang negara pada tahap penyidikan dan penuntutan korupsi selama Januari hingga Juli 2017 sebesar Rp 1.023.500.000,” kata Kepala Kejati Sulteng Sampe Tuah kepada sejumlah wartawan di kantornya Jalan Sam Ratulangi Palu, Kamis (20/7/2017).

Selain itu kata Sampe Tuah, pihak Kejati Sulteng dan jajarannya juga telah melaksanakan eksekusi badan sebanyak 57 perkara dan uang pengganti atau denda sebesar Rp 960.632.964.

Mantan Asisten Pidana Khusus Kejati Sulteng itu menambahkan, sepanjang periode itu (Januari-Juli 2017) pihaknya tengah menangani perkara penyelidikan korupsi sebanyak 25 kasus dan tingkat penyidikan 27 kasus.

“Sementara untuk penuntutan penyidikan kejaksaan untuk kasus korupsi sebanyak 20 perkara dan penyidikan Polri 12 kasus,” kata Sampe Tuah yang didampingi para pejabat utama Kejati Sulteng.

Miliaran rupiah uang hasil tindak pidana korupsi yang diamankan oleh Kejati Sulteng dan jajarannya itu semuanya telah dikembalikan ke kas negara. CAL

Silakan komentar disini...