Kepemimpinan Kapolres Touna Mengecewakan

423
Andi Ipong

SultengTerkini.Com, TOJO UNAUNA– Ketua Panitia Road Race Togean Scudeto yang digelar di Alun-Alun Bumi Mas Uemalingku, Ampana, Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, Andi Ipong mengaku kecewa dengan kepemimpinan Kapolres setempat AKBP Bagus Setiyono.

Pria yang kerap dipanggil Ipong kepada wartawan, Jumat (28/7/2017) itu mengaku, sebelum gelaran road race digelar pada 14-16 Juli 2017 lalu, dirinya bersama beberapa panitia sempat menghadap kapolres di ruang kerjanya untuk berkoordinasi.

Namun, bukan disambut baik, malah justru mereka dibentak-bentak dan bahkan Ipong diajak berkelahi.
Saat itu, beber Ipong, pada Rabu 7 Juli 2017, sebelum menghadap kapolres, dirinya sempat menghubungi Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi lewat sambungan telepon genggam untuk berkoordinasi terkait gelaran road race yang sedianya digelar pada 7-9 Juli 2017.

“Saat saya menelepon kapolda, beliau sarankan untuk menghadap kapolres. Nah, saat menghadap kapolres di ruang kerjanya itu, tiba-tiba kapolres marah, sampai keluar kata-kata yang tidak pantas seperti mengajak saya berkelahi, lalu bilang ‘tidak usah kamu melapor-lapor ke kapolda, dan bilang ‘untung kamu (Ipong) masih hidup,” beber Ipong mengungkapkan kekecewaanya pada Kapolres Bagus.

Atas arogansi Kapolres Touna itu, hingga kini Ipong merasa tidak nyaman dan mengungkapkan segala kekecewaanya pada orang pertama di Polres Touna.

Ia menyesali sosok pemimpin institusi kepolisian di daerah yang seharusnya bisa mengayomi masyarakat tapi justru memperlihatkan sikap arogan.
Apalagi Ipong dan rekan-rekannya itu datang ke Polres Touna untuk berkoordinasi terkait gelaran road race. “Kami datang dengan baik untuk bikin gelaran olah raga balap motor, tapi kapolres malah mencoba untuk menghalang-halangi,” urainya.

Ipong  mengaku, bahasa yang dilontarkan Kapolres Bagus tidak mencerminkan sosok pemimpin yang bisa membuat gesekan di tengah masyarakat. Apalagi terhadap masyarakat yang saat ini butuh sosok pemimpin polisi yang bersahabat.
Ia berharap Kapolda Sulteng bisa memanggil Kapolres Touna untuk memediasi antara dirinya dan Kapolres untuk memberi kejelasan secara terang-benderang terkait pernyataan Kapolres Touna tersebut.

Sementara itu, Kapolres Touna AKBP Bagus Setiyono yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya terkait pernyataan Ipong, tidak memberikan keterangan.

Hubungan telepon yang sempat tersambung untuk meminta tanggapan atas pernyataan Ipong langsung menutup teleponnya. Begitupun dengan pesan singkat yang dilayangkan kepada Kapolres Bagus juga tidak dibalas. ALK

Silakan komentar disini...