Seorang Nelayan di Donggala Hilang saat Melaut

433
SEJUMLAH petugas Basarnas Palu sesaat sebelum turun ke lokasi kejadian hilangnya seorang nelayan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah saat melaut, Jumat (4/8/2017). FOTO: BASARNAS PALU

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Seorang nelayan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah dikabarkan hilang saat melaut.

Humas Basarnas Palu, Fatmawati yang dikonfirmasi SultengTerkini.Com, Jumat (4/8/2017) sore membenarkan kejadian itu.

Fatmawati mengatakan, nelayan yang teridentifikasi bernama M Faris (19) itu diperkirakan hilang di Perairan Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.

Informasi hilangnya seorang nelayan itu diperoleh dari Ikram, seorang warga di Donggala yang juga keluarga korban.

Dalam laporannya ke Basarnas Palu, korban M Faris diketahui melaut sejak Rabu (2/8/2017) dan hingga Jumat sore ini korban belum juga kembali.

Atas informasi itu, pihak Basarnas Palu segera menindaklanjutinya dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

Sementara itu, seorang nelayan warga Desa Tuinan, Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, juga dinyatakan hilang di laut saat melakukan aktivitas memancing ikan Tuna.

Polisi mendapat laporan kehilangan anggota keluarga dari masyarakat setempat, yakni Saprudin Habir (45), yang pergi meninggalkan rumah sejak Rabu (2/8/2017), sampai saat ini belum kembali ke rumah.

“Lokasinya di sekitar perairan Desa Tuinan. Namun, hingga sekarang korban belum kembali ke rumah. Maka dengan dasar itulah pihak keluarga melaporkan ke kantor Polsek Biau,” kata Pelaksana Harian Kapolsek Biau, Ipda Kristianto.

Setelah menerima laporan tersebut, maka anggota Polsek Biau dan bersama pihak keluarga korban melakukan pencarian di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menggunakan tiga perahu milik warga sekitar.

“Dari usaha pencarian itu ditemukan satu buah perahu yang diduga digunakan korban untuk memancing. Berikut ditemukan juga didalam perahu tersebut yakni berupa alat pancing, mesin ketinting, dan pakaian milik korban,” tuturnya.

Kristianto mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dari bukti-bukti yang ditemukan serta keterangan dari saksi-saksi, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan di dalam perahu milik korban.

Korban diduga terjatuh ke laut saat memancing.

Hingga saat ini pihak Polres Buol yang terdiri dari anggota Satuan Sabhara Polres Buol dan anggota Polsek Biau bersama pihak keluarga korban yang dibantu warga di sekitar serta aparat terkait lainnya sedang melakukan pencarian mayat korban di seputar TKP perairan Desa Tuinan.

Sampai berita ini diturunkan korban belum ditemukan. CAL

Silakan komentar disini...