Ayo Pasang Stiker di Mobil Sukseskan TDCC!

1135
MOBIL Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Tengah yang dipasangi stiker Sukseskan Event Tour De Central Celebes pada 6-8 November 2017 mendatang. FOTO: HAFSAH

SultengTerkini.Com, PALU– Para kepala Organisasi Perangkap Daerah  (OPD) dan kepala biro di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) memasang stiker di mobil Sukseskan Event Tour De Central Celebes (TDCC) pada 6-8 November 2017 mendatang.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Sulteng, Ridwan Mumu kepada SultengTerkini.Com, Senin (11/9/2017) mengatakan, pemasangan stiker di mobil untuk kegiatan TDCC merupakan salah satu bentuk kepedulian dan partisipasi para kepala OPD dan kepala biro dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Sebab menurutnya, kegiatan ini dibuat nantinya bakal dihadiri tamu dari luar negeri dan provinsi lain di Indonesia, sehingga dirinya pun merasa perlu untuk memasang stiker TDCC di mobil dinas yang digunakannya.

“Saya melakukan ini bukan karena disuruh oleh gubernur tapi memang bentuk kepeduliannya terhadap Sulteng, sehingga sejak dua bulan lalu, telah memasang stiker di mobil, dimana usai rapat TDCC kala itu, kita diminta untuk berpartisipasi,” jelas Ridwan Mumu.

Ridwan Mumu menuturkan, pemasangan stiker di mobil tidak masuk dalam anggaran, sehingga yang akan berpartisipasi otomotis menggunakan biaya sendiri.

“Kami memasang stiker di mobil untuk kegiatan TDCC itu menggunakan biaya sendiri karena memang tidak masuk dalam mata anggaran,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sulteng, Mohammad Nizam juga telah memasang stiker di mobilnya untuk event TDCC.

“Siapa lagi yang mau perkenalkan kita punya daerah kalau bukan kita disini. Jadi saya pun ikut berpartisipasi. Semoga teman OPD lainnya pun ikut berpartisipasi,” kata Nizam mengajak.

Nizam mengatakan, jika semua OPD memasang stiker di mobilnya, otomatis kegiatan itu akan terpublikasi luas, sehingga masyarakat akan tahu seperti apa kegiatan yang bakal digelar di Sulteng.

“Kita dikenal diluar seperti Bali dikenal sebagai Kota Dewata itu karena semua masyarakatnya berpartisipasi,” tutur Nizam. SAH

Silakan komentar disini...
loading...