Empat Pilar Kebangsaan Tangkal Radikalisme

68
CERAMAH dan pembekalan tentang Empat Pilar Kebangsaan kepada warga Desa Winangabino oleh Perwira Penghubung Mayor Inf Rais bertempat di kantor Desa Winangabino Kecamatan Mamosalato Kabupaten Morowali Utara, Kamis (12/10/2017). FOTO: PENREM

SultengTerkini.Com, MORUT– Kondisi Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau dengan segala adat istiadat, budaya, suku, agama dan ras menjadikan kehidupan masyarakat lebih bersifat heterogen.

Hal ini tidak jarang menimbulkan efek egosentris beberapa kelompok masyarakat di berbagai daerah terlebih di era reformasi saat ini.

Hal ini menjadi salah satu potensi ancaman dalam kehidupan berbangsa yang telah berjalan dengan baik selama ini, karena egosentris tersebut sangat membuka peluang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa terutama dari daerah-daerah terpencil yang notabene taraf kesejahteraannya masih di bawah standar kelayakan.

Oleh karena itu hal ini perlu diantisipasi sedini mungkin oleh Pemerintah.

Permasalahan di atas menjadi salah satu sasaran non fisik dalam pelaksanaan TMMD ke 100 Kodim 1311/Morowali tahun 2017 kali ini.

Menurut Dandim 1311/Morowali Letkol Arh Sabariyandu Saragih selaku Dansatgas, masyarakat khususnya di lokasi TMMD saat ini perlu dibekali dengan pengetahuan tentang empat pilar kebangsaan agar masyarakat memahami dan mengerti tentang falsafah hidup bangsa Indonesia yang paling dasar, sehingga terhindar dari pengaruh-pengaruh faham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Bertempat di kantor Desa Winangabino Kecamatan Mamosalato Kabupaten Morowali Utara (Morut) pada Kamis (12/10/2017) dilaksanakan ceramah dan pembekalan tentang Empat Pilar Kebangsaan kepada warga Desa Winangabino oleh Perwira Penghubung (Pabung Wil Morut) Mayor Inf Rais.

Menurut Mayor Rais, kegiatan ceramah dan pembekalan Empat Pilar Kebangsaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Winangabino mengenai empat konsensus kebangsaan, sehingga diharapkan akan lebih meningkatkan rasa patriotisme dan rasa nasionalisme pada diri masyarakat, tidak mudah terpengaruh kepada isu-isu ataupun paham-paham yang ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa termasuk paham radikalisme.

Paham radikalisme dan paham-paham lainnya dapat ditangkal apabila dalam diri seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia telah tertanam jiwa-jiwa nasionalisme dan patriotisme untuk menjaga kedaulatan bangsa demi tegak kokohnya Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. CAL

Silakan komentar disini...