HUT Brimob ke 72 di Palu Berlangsung Sederhana, Kapolri Tekankan Enam Hal

338
KAPOLDA Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi menyerahkan bantuan tali asih kepada pihak keluarga anggota Brimob yang gugur dalam tugas pada peringatan HUT Brimob ke 72 di Lapangan Markas Brimob Polda Sulteng, Selasa (14/11/2017). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri ke 72 di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dipusatkan di Markas Brimob Polda Sulteng Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, berlangsung secara sederhana, Selasa (14/11/2017).

Kegiatan diawali dengan upacara dan diakhiri dengan syukuran peringatan HUT Brimob ke 72. Kesederhanaan acara itu karena tidak ada aksi-aksi spektakuler seperti aksi penumpasan terorisme atau pertunjukan menarik lainnya.

Dalam sambutan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang dibacakan Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi mengatakan, tema peringatan HUT ke 72 Brimob tahun ini yakni Dengan Semangat Sinergitas, Korps Brimob Polri Mewujudkan Promoter, Untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat mengindikasikan peran penting Brimob melalui berbagai kegiatan dan upayanya dalam mewujudkan Polri yang semakin Profesional, Modern, dan Terpercaya.

Ancaman dari kelompok teroris dan kelompok kriminal bersenjata yang terjadi di Indonesia adalah ancaman nyata yang perlu ditanggulangi secara profesional oleh Polri. Tanpa adanya persiapan dari segi kemampuan personel, perencanaan, sarana dan prasarana, serta sinergi dengan seluruh stakeholders terkait, maka ancaman tersebut akan sulit untuk diatasi.

“Tunjukkan bahwa Brimob Polri adalah satuan yang solid, berintegritas, loyal, dan dapat diandalkan oleh bangsa dan negara,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolri juga menekankan enam hal kepada seluruh personel Brimob di mana pun berada, yaitu pertama, sebagai hamba yang beriman, tingkatkan selalu ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral, sehingga rahmat dan hidayah-Nya dapat selalu menyertai setiap langkah pengabdian.

Kedua, pelihara terus semangat soliditas dan pengabdian yang telah dibangun selama ini serta jangan sekali-kali menodai perjuangan Brimob Polri dengan perbuatan-perbuatan yang dapat menciderai kehormatan Korps Brimob Polri.

Ketiga, profesionalisme tidak dapat diraih begitu saja, tetapi harus diwujudkan dengan pelatihan yang keras, berat, dan ikhlas. Keempat, tingkatkan kemampuan, wawasan, dan pengetahuan, sehingga dapat bermanfaat dalam setiap penugasan.

Kelima, jalin hubungan kerja sama dan sinergi dengan satuan TNI, satuan kewilayahan, unsur pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya, serta seluruh komponen masyarakat melalui berbagai kegiatan bersama yang bermanfaat.

Keenam, sebagaimana motto Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan, laksanakan setiap tugas dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab.

“Brimob Polri merupakan satuan elite yang menjadi kebanggaan yang bukan semata dimiliki oleh institusi Polri saja, melainkan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Polisi Murad Ismail dalam sambutannya pada acara syukuran HUT Brimob ke 72 yang disampaikan Kepala Satuan Brimob Polda Sulteng Kombes Guruh Arif Darmawan menuturkan, pada usia yang ke 72 tahun, Korps Brimob Polri kali ini memusatkan penyelenggaraan kegiatan hari ulang tahunnya di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon.

Hal ini dilatarbelakangi bahwa kegiatan tersebut tidak ada kaitan dengan politik, namun terkait dengan renstra dan dinamika perkembangan kamtibmas, seperti yang terjadi di Tanah Papua akhir-akhir ini.

Maluku merupakan polda terdekat untuk memback up Polda Papua dalam menangani ancaman gangguan kamtibmas.

Selanjutnya, Maluku adalah sebagai pangkalan gerak untuk strategi antisipasi dinamika operasional kepolisian dalam rangka mengamankan Indonesia bagian timur dari ancaman gangguan dan tantangan terhadap kelangsungan NKRI.

Disamping itu dalam peran mempertahankan kemerdekaan di tahun 1962, Maluku (Ambon) merupakan pangkalan gerak terdekat untuk melakukan infiltrasi dalam rangka perjuangan pembebasan papua barat yaitu operasi militer mandala.

Kemudian, Polda Maluku mendapatkan apresiasi karena beberapa tahun terakhir situasi kamtibmas dinilai kondusif dibandingkan dengan wilayah pulau-pulau besar lainnya.

Berikutnya adalah sebagai persembahan wujud rasa terima kasih dan rasa bangga kepada tanah kelahiran Murad Ismail, dimana dirinya sebagai putra daerah yang telah diberi kepercayaan oleh bapak Kapolri untuk memimpin Korps Brimob Polri. Kegiatan ini pun telah dilaksanakan sebelumnya di Jawa Timur dan di Purwokerto yang tiada lain adalah untuk mengangkat, mengenang dan meneruskan semangat juang para pendahulu Korps Brimob Polri. Korps Brimob Polri dalam menjaga empat pilar kebangsaan yang sampai hari ini masih berdiri tegak karena kesiapsiagaan TNI-Polri.

“Jadi tidak perlu diragukan lagi kesetiaannya. Hal ini merupakan hasil dari sebuah kesuksesan yang kita bangun dan pelihara bersama melalui hubungan sinergitas dalam bentuk komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang dilandasi dengan semangat pengabdian tanpa batas,” katanya. Peringatan HUT Brimob itu juga diwarnai dengan pemberian tali asih kepada pihak keluarga anggota Brimob yang gugur dalam tugas.

Selain itu adapula aksi pendirian tenda oleh pasukan Brimob bersama TNI, tari kreasi, kolone senjata dari anak-anak anggota Brimob, pemotongan tumpeng dan diakhiri penampilan artis dangdut Duo Amor. CAL

Silakan komentar disini...