Tingkatkan Wawasan Ekobis Jurnalis melalui Pelatihan BI di Jakarta

87
RATUSAN jurnalis media cetak, online, radio dan TV mengikuti pelatihan wartawan Bank Indonesia selama tiga hari 19-23 November di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta. FOTO: HAFSAH

RATUSAN jurnalis media cetak, online, radio dan TV bersama jajaran Bank Indonesia (BI) dari 34 provinsi di 46 cabang jalin keakraban dalam pelatihan wartawan daerah mengasah aktualisasi diri untuk digembleng menjadi jurnalis ekobis yang handal dan profesional dengan kondisi perekonomian di Indonesia  selama tiga hari 19-23 November di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

LAPORAN: BABUL JANNA SRI HAFSA DARI JAKARTA

Dalam meningkatkan wawasan terupdate bagi jurnalis supaya paham tentang perekonomian, baik dalam negeri maupun luar negeri, maka BI kembali menggelar pelatihan jurnalis daerah kedua kalinya diikuti ratusan jurnalis dari 34 provinsi di Indonesia.

Pelatihan itu disuguhi berbagai pengetahuan dengan menghadirkan beberapa narasumber ternama seperti Peter Jacobs, Kepala Satgas Pertemuan Tahunan IMF World Bank 2018, Pungky P Wibowo, Kepala Grup Pengelolaan Program Elektronifikasi, Keuangan Inklusif dan Perizinan, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian RI sekaligus Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Pusat.

Khusus Sulawesi Tengah mengutus 10 media mainstream yang dianggap sebagai representasi media di daerah Sulteng dan menjadi pilihan Bank Indonesia, salah satunya adalah SultengTerkini.Com.

Didampingi Trisno Wardoyo, Departemen Komunikasi BI Sulteng, rombongan menuju kota metropolitan Jakarta via Palu. Sedikitnya 580 jurnalis dari media besar di Indonesia, bergabung di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Di sana juga sudah berkumpul para petinggi BI yang memberikan berita terupdate terkait perkembangan terakhir perekonomian di seluruh Indonesia.

Hari pertama Senin (20/11/2017) diawali sambutan dari Kepala Departemen Komunikasi BI, Agusman dan semua rombongan dihelat mengikuti foto bersama.

Selanjutnya membahas tentang pengendalian inflasi daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan sharing pengendalian inflasi,  sejumlah narasumber didapatkan di hari pertama pelatihan diantaranya pengendalian inflasi daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Yoga Affandi.

Materi peran strategis media dalam pengendalian inflasi oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian RI/Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Pusat, Iskandar Simorangkir serta materi Inflasi dan Kesejahteraan oleh Ekonom PT Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih.

Hari kedua, peserta disuguhkan dengan materi Program Elektronifikasi, gerakan nasional non tunai oleh Kepala Grup Pengelolaan Program Elektronifikasi, Keuangan Inklusif dan Perizinan Departemen KebijakanSistemPembayaran BI, Pungky P Wibowo serta materi perkembangan dan kebijakan sistem pembayaran nasional oleh Pemerhati Kebijakan Publik, Agus Pambagyo.

Di sesi  tiga, peserta menerima materi perkembangan dan kebijakan sistem pembayaran oleh Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi.

“Kita sangat peduli dengan para jurnalis, sehingga diberikan pelatihan supaya bisa juga saling sharing tentang kondisi perekonomian di Indonesia,” ujar Trisno.

Hari ketiga, Kamis (23/11/2017) masih tetap membahas tentang kebijakan makroprudensial untuk mendorong perekonomian daerah.

Pelatihan jurnalis BI daerah pun kini ditutup dengan dua komika nasional.

Ratusan peserta pelatihan wartawan BI dihibur dengan penampilan dua komika nasional dalam acara malam keakraban digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Selasa malam.

Kedua komika tersebut yakni Mamat Alkatiri, Runner Up SUCI 7 Kompas TV dan Vikri Rasta.

Tak hanya dihibur dua komika, panitia pelaksana juga menyediakan panggung musik dan membagikan sejumlah hadiah menarik kepada peserta dengan melakukan pengundian bagi mereka yang beruntung.

Sejumlah hadiah menarik seperti lima buah HP, tiga buah laptop serta sejumlah harddisk dibagikan oleh panitia.

Malam keakraban yang digelar panitia untuk menghilangkan kejenuhan bagi peserta setelah dua hari  penuh menerima sejumlah materi yang dianggap berat.

“Di pelatihan ini, kita kayak kuliah ekonomi lee,” ujar  Butet, seorang jurnalis RRI asal Palu.

BI juga memperkenalkan seabrek tempat bersejarah di Jakarta dengan peserta diajak keliling Kota Jakarta dalam acara tour city.

Tiga daerah dikunjungi para peserta yakni ke Kota Tua Jakarta, Monumen Nasional serta Wisata Belanja di Thamrin City menggunakan tiga bus dengan mengenakan kaus seragam biru muda.

“Kita seakan melakukan pelatihan ekobis di Fakultas Ekonomi,” ucap Adit, jurnalis Radar Bengkulu menambahkan. ***

Silakan komentar disini...