Kantor BRI Tolitoli Dirampok, Polisi dan Pelaku Baku Tembak

23289
SEJUMLAH pelaku perampokan menyandera para karyawan, petugas dan nasabah di kantor BRI Cabang Tolitoli, Jalan Usman Binol, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Sulawesi Tengah, Jumat (8/12/2017). FOTO: MOH SABRAN

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Peristiwa perampokan terjadi di kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tolitoli, Jalan Usman Binol, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Sulawesi Tengah, Jumat (8/12/2017) sore sekira pukul 16.00 Wita. Pelakunya teridentifikasi berjumlah empat orang dengan membawa senjata api laras panjang.

Perampokan yang terjadi secara spontanitas tersebut membuat pihak BRI Cabang Tolitoli serta beberapa nasabah yang sedang melakukan transaksi sontak dibuat kaget saat empat pelaku masuk secara mendadak. Sambil menodongkan senjata kepada para pegawai serta nasabah, para pelaku meminta seluruhnya untuk tiarap dan tidak mencoba-coba melapor kepada pihak kepolisian.

Empat pelaku perampokan tersebut sempat mengobrak abrik seluruh isi ruangan dan mengumpulkan para pegawai serta security untuk dilakukan penyanderaan.

“Seluruhnya tiarap tidak ada yang bergerak dan saya minta kepada teller untuk menunjukkan tempat penyimpanan brankas,” kata salah satu pelaku perampokan sambil melepaskan tembakan.

Namun saat proses penyanderaan dan perampokan berlangsung, belasan anggota Satuan Sabhara Polres Tolitoli yang sudah mendengar informasi itu segera beraksi dan langsung masuk ke dalam kantor BRI Cabang Tolitoli dan sempat terjadi kontak tembak selama 5 menit.

Dalam aksi baku tembak itu, empat pelaku akhirnya dapat dilumpuhkan dan segera digiring menuju mobil security barrier milik Satuan Sabhara Polres Tolitoli.

Sementara itu, Pejabat Sementara Pimpinan BRI Cabang Tolitoli, Bambang Wijanarko mengatakan, pihaknya membenarkan telah terjadi perampokan di kantornya.

Menurutnya, kejadian tersebut hanyalah merupakan bagian simulasi sebagai bentuk program Manajemen Kelangsungan Usaha (MKU) yang dilakukannya yang diagendakan setiap tahunnya.

“Ada banyak kegiatan dalam program MKU itu seperti antisipasi kebakaran, gempa bumi, banjir serta aksi kriminalitas berupa perampokan,” ujar Bambang Wijanarko kepada SultengTerkini.Com, Jumat (8/12/2017).

Ia mengatakan, sebagai salah satu bank milik negara sudah semestinya lebih dini untuk mengantisipasi dan mendeteksi setiap kejadian agar seluruh pegawai BRI Cabang Tolitoli lebih sigap lagi setiap saat.

Dengan dilakukannya simulasi MKU tersebut, ia berharap dapat memberikan pemahaman bagi para pegawai BRI Cabang Tolitoli sesuai tupoksinya masing-masing untuk lebih peka terhadap situasi yang setiap saat terjadi. SBR

Silakan komentar disini...