Agus Subiyanto Resmi Jabat Danrem 132/Tadulako

3109
PANGDAM XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito memimpin upacara serahterima jabatan Komandan Korem 132/Tadulako di Gedung Grahdika Jaya Sakti Kodam XIII/Merdeka, Manado, Sulawesi Utara. FOTO: PENREM

SultengTerkini.Com, MANADO– Selesai sudah masa pengabdian Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Korem 132/Tadulako.

Tepat Senin (18/12/2017) pagi tadi dibawah pimpinan upacara Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito tugas dan tanggungjawab serta tongkat kepemimpinan sebagai Komandan Korem 132/Tadulako secara resmi telah diserahterimakan kepada komandan korem yang baru Kolonel Inf Agus Subiyanto di Gedung Grahdika Jaya Sakti Kodam XIII/Merdeka, Manado, Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya pada upacara serahterima jabatan dan tradisi korps Danrem 132/Tadulako ini, Pangdam XIII/Merdeka mengatakan, serahterima jabatan ini merupakan suatu upaya pembinaan personel dan pembinaan satuan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tuntutan tugas dan dinamika organisasi TNI AD agar ritme dan kualitas kerja terus terjaga dengan baik.

Diharapkan hal ini sebagai bentuk penyegaran organisasi sehingga menjadi lebih efektif dan menumbuhkan kreativitas pemikiran guna menjaga keefektifan pelaksanaan tugas serta regenerasi pejabat teras Kodam XIII/Merdeka khususnya di Korem 132/Tadulako.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Ganip Warsito mengucapkan selamat kepada Kolonel Inf Agus Subiyanto atas kepercayaan dari pimpinan TNI AD untuk mengemban Jabatan baru sebagai Danrem 132/Tadulako dan ibu Agus Subiyanto sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka Korem 132/Tadulako.
Menurut Pangdam, sebagai Sub Kompartemen Strategis Kodam XIII/Merdeka, Korem 132/Tadulako dituntut untuk mampu menyelenggarakan tugas-tugas pembinaan kewilayahan.

Apalagi katanya, gelar kekuatan matra darat di wilayah Korem 132/Tadulako ini memiliki karakteristik yang relatif unik dengan berbagai kekhususan.

Karena diwarnai oleh keberagaman dan kemajemukan, baik dari aspek geografi, demografi maupun kondisi sosial masyarakat yang relatif masih trauma akibat aktivitas kelompok radikal yang terafiliasi dengan ISIS, khususnya di daerah Poso dan sekitarnya.

Aparat kewilayahan harus memahami bahwa setiap permasalahan yang timbul di daerah pada hakikatnya merupakan suatu keterpautan dan akumulasi dari beragam persoalan aktual yang berkembang di masyarakat.

Dengan demikian, penanganan setiap isu strategis yang muncul dimasyarakat harus mengedepankan kerja sama yang sinergis dan harmonis dengan aparat negara dan pemerintah daerah serta elemen bangsa lainnya guna menciptakan stabilitas kondisi sosial yang aman, tertib, terkendali dan kondusif.
Oleh karena itu, lakukan tugas-tugas Pembinaan Kewilayahan dengan sebaik-baiknya, dengan dilandasi semangat kebersamaan, semangat kekeluargaan, semangat kegotong-royongan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Bangun terus komunikasi sosial melalui dialog serta interaksi yang intensif dan konstruktif dengan aparat terkait dan komponen bangsa lainnya dalam upaya penyelesaian setiap permasalahan yang berkembang di wilayah.
Pelihara dan tingkatkan terus kesiapsiagaan operasional satuan-satuan jajaran Korem 132/Tadulako, dengan memantapkan kesiapan personel dan materi seoptimal mungkin guna menghadapi berbagai dinamika dan perubahan situasi yang setiap saat dapat terjadi.

“Harus selalu disadari bahwa jabatan adalah amanah, kepercayaan dan kehormatan yang harus diterima dengan rasa syukur serta harus dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.

Oleh karena itu, ia berpesan laksanakan amanah itu dengan baik, tunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas dan motivasi yang tinggi agar pelaksanaan tugas kedepan dapat dilaksanakan secara optimal.

Selanjutnya Pangdam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya dalam mengemban tugas dan tanggung jawab jabatannya selama ini sebagai Danrem 132/Tadulako.

“Semoga berbagai pengalaman yang didapat selama bertugas di Kodam XIII/ Merdeka ini kiranya dapat digunakan sebagai bekal untuk melaksanakan dan mengemban tugas jabatan yang baru sebagai Wadanpussenif Kodiklat TNI AD. Selamat bertugas, tetaplah menjadi prajurit jaya sakti yang sejati,” tegasnya. CAL

Silakan komentar disini...