Truk Tangki Bermuatan Pertalite Masuk Jurang dan Terbakar di Kebun Kopi

1131
KAPOLRES Parigi Moutong AKBP Sirajuddin Ramly (paling kiri) meninjau tempat kejadian perkara kecelakaan tunggal sebuah truk tangki Pertamina bermuatan 16.000 liter Pertalite yang masuk jurang dan terbakar di Jalan Trans Sulawesi jalur Kebun Kopi KM 9 Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Jumat (5/1/2018) sekira pukul 23.30 Wita. FOTO: HMS

SultengTerkini.Com, PARIMO– Kasus kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jurang Kebun Kopi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Sebuah truk tangki Pertamina bernomor polisi DN 8913 AL bermuatan 16.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite masuk jurang dan terbakar di Jalan Trans Sulawesi jalur Kebun Kopi KM 9 Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Parimo, Jumat (5/1/2018) sekira pukul 23.30 Wita.

Kapolres Parimo AKBP Sirajuddin Ramly kepada media ini, Sabtu (6/1/2018) mengatakan, kecelakaan tunggal itu berawal saat truk tangki Pertamina DN 8913 AL yang dikemudikan oleh Moh Ansse (40), warga Jalan Banawa, Kabupaten Donggala bergerak dari arah Kota Palu menuju Parigi atau dari arah barat ke timur dengan muatan 16.000 liter Pertalite mengalami gangguan pada rem (rem blong).

Mobil pun hilang kendali pada saat melintasi tikungan kanan, sehingga terjatuh ke kiri dan terseret hingga jatuh ke jurang sekitar sedalam 100 meter lalu mobil tersebut terbakar.

Selain sopir, seorang penumpang bernama Wati Jafar (31), warga Jalan Otista, Kota Palu mengalami luka akibat kecelakaan tunggal tersebut.

Sejumlah polisi yang mendengar kecelakaan itu segera mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

Polisi juga menghimpun keterangan para saksi dan barang bukti.

“Dari kejadian tersebut sopir mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit di Palu, sedangkan penumpangnya dibawa ke RSUD Anuntaloko Parigi,” tutur orang pertama di Polres Parimo itu.

Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat kecelakaan itu kerugian materi ditaksir mencapai Rp650 juta.

“Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian yaitu bemper fiber mobil warna merah, kaca spion mobil, baju dan rompi sopir truk,” kata Kapolres Sirajuddin Ramly.

Hingga berita ini diturunkan, truk tangki BBM yang hangus terbakar itu belum dievakuasi karena sementara berkoordinasi dengan pihak perusahaan terkait. CAL

Silakan komentar disini...