Sah! Ketut Argawa Jabat Kapolda Sulteng, Rudy Sufahriadi Jadi Dankor Brimob

2498
KAPOLRI lantik Dankor Brimob dan lima kapolda baru, termasuk Kapolda Sulteng di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018). FOTO: LIPUTAN6.COM/NAFIYSUL QODAR

SultengTerkini.Com, JAKARTA– Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi Polri, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Ada Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri dan lima Kapolda baru yang dilantik, termasuk Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng).

Irjen Raja Erizman yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Hukum Polri kini resmi dilantik sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia menggantikan Irjen Agung Sabar Santoso yang kini menjabat sebagai Kadiv Hukum Polri.

Sementara Kapolda Kalimantan Timur yang sebelumnya dijabat Irjen Safaruddin kini diganti Brigjen Priyo Widyanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Jambi. Safaruddin telah dimutasikan sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka pensiun.

Sementara Brigjen Muchlis dilantik sebagai Kapolda Jambi untuk menggantikan Priyo. Muchlis sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Bakamla RI.

Kapolri juga melantik Kapolda Sulteng Brigjen Polisi I Ketut Argawa. I Ketut yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Analis Baintelkam Polri itu dipilih untuk menggantikan Brigjen Rudy Sufahriadi.

Sementara Rudy dilantik sebagai Dankor Brimob menggantikan Irjen Murad Ismail. Murad kini dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Dan yang terakhir, Kapolri melantik Irjen Suntana sebagai Kapolda Lampung. Suntana yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri (dalam rangka penugasan pada BIN) itu resmi menggantikan Irjen Hadi Siswoyo sebagai pucuk pimpinan di Polda Lampung.

Tito selanjutnya memimpin sumpah jabatan terhadap perwira tinggi yang mendapatkan amanah baru tersebut.

“Bahwa saya selaku pejabat kepolisian Negara Republik Indonesia akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila UUD RI tahun 1945 dan NKRI. Bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian kesadaran dan tanggung jawab,” kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Usai melakukan sumpah serah terima jabatan, Tito menuturkan banyak konsekuensi yang harus diterima oleh anak buahnya tersebut.

“Apabila melanggar sumpah ini akan menjadi konsekuensi di dunia dan akhirat,” tuturnya.

Pelantikan dan sertijab ini turut dihadiri sejumlah petinggi Polri, antara lain Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Kabaharkam Pol Komjen Pol Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukamto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Karopenmas Brigjen Pol Mohammad Iqbal dan beberapa Pati Polri lainnya.

(sumber: liputan6.com)

Silakan komentar disini...