Diduga Masalah Sepele, Kakak Bunuh Adik Kandung di Tolitoli

8115
PELAKU Yunus Aziz (baju biru) saat dimintai keterangan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Tolitoli setelah tega menghabisi nyawa adik kandungnya sendiri, Jumat (12/1/2018). FOTO: MOH SABRAN

SultengTerkini Com, TOLITOLI– Kasus perkelahian yang terjadi di Dusun II Bunga, Desa Lelean Nono, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah antara dua bersaudara kandung berujung maut, Jumat (12/1/2018).

Tragisnya, korban bernama Adrian tewas dibunuh pelaku Yunus Aziz yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri.

Kasus yang ditengarai hanya masalah sepele tersebut mengakibatkan korban Adrian tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai duel yang berujung maut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tolitoli AKP Esti Prasetyo Hadi menjelaskan, kronologis kejadian berawal adanya percekcokan antara korban dengan pelaku yang merupakan saudara kandung.

Dimana korban bernama Adrian sempat melakukan perusakan rumah orang tuanya.

Namun dari aksi perusakan tersebut, pelaku bernama Yunus Aziz tidak terima dan mengajak duel yang mana pada akhirnya korban Adrian tewas di TKP akibat hantaman kayu dan mengalami luka robek pada telinga kanan, luka lubang pada dagu kanan, gigi rontok, serta luka robek pada kepala bagian belakang.

“Kejadian pembunuhan tersebut terjadi sekira pukul 09.00 Wita di perkebunan yang berada di Dusun II Bunga Desa Lelean Nono, Kecamatan Baolan. Antara pelaku dan korban beralamat di Dusun Toboloid Desa Tinading, Kecamatan Lampasio,” ujar perwira pertama berpangkat tiga balok di pundaknya itu kepada SultengTerkini.Com, Jumat (12/1/2018).

Orang pertama di Satreskrim Polres Tolitoli itu menambahkan, korban ditemukan oleh saksi Salmiana usai melihat pelaku melewati kebun milinya dalam kondisi sedang menangis.

Akhirnya saksi bersama suaminya dan beberapa orang lainnya menyusuri kebun milik pelaku dan mendapatkan korban Adrian sudah berlumuran darah pada bagian wajah dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Diketahui sebelum terjadinya kasus pembunuhan pelaku Yunus Aziz sempat melakukan kerja bakti bersama dengan aparatur Desa Lelean Nono.

Selain itu berdasarkan keterangan dari adik iparnya, pelaku Yunus Aziz pernah dirawat di RSU Mamboro Kota Palu.

Saat ini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Tolitoli sambil menunggu proses lebih lanjut. Sementara jenazah korban Adrian dibawa ke RSU Mokopido untuk dilakukan visum. SBR

Silakan komentar disini...