Warga Buol Temukan Istrinya Tewas Gantung Diri di Pohon

1855
SEJUMLAH polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukannya seorang warga yang tewas posisi gantung diri di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol di Sulawesi Tengah. FOTO: HMS

SultengTerkini.Com, BUOL– Warga Lingkungan Tontoyon, Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol di Sulawesi Tengah dikejutkan dengan adanya penemuan mayat seorang ibu rumah tangga di wilayahnya.

Ibu rumah tangga berinisial L (27) itu ditemukan pertama kali oleh suaminya sendiri dalam keadaan gantung diri di sebuah pohon tepat di belakang rumahnya, Rabu (17/1/2018) sekira pukul 05.00 Wita.

Menerima laporan terkait penemuan mayat yang diduga korban bunuh diri dengan cara gantung diri, polisi dari Polres Buol dipimpin Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) AKP Maxi Lumingkewas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Buol AKBP Budi Priyanto melalui Kepala Satreskrim AKP Maxi Lumingkewas yang dikonfirmasi SultengTerkini.Com per telepon genggam, Jumat (19/1/2018) membenarkan kasus itu.

Maxi menjelaskan, dari keterangan saksi yang juga suami korban yang menemukan pertama kali, berawal sehari sebelumnya tepatnya Selasa sore (16/1/2018) korban bercerita terkait penyakit yang dideritanya kambuh lagi dan seperti ada yang memanggil-manggil.

Selanjutnya korban meminta kaki dan tangannya diikat menggunakan kain selimut.

Sekira pukul 18.30 Wita korban meminta saksi untuk membuka ikatan pada kaki dan tangannya untuk menunaikan ibadah Salat Maghrib dan setelah selesai salat, kaki dan tangan korban kembali diikat.

Kemudian sekira pukul 21.00 Wita korban ingin buang air kecil hingga saksi membuka ikatan kaki korban selanjutnya mengantar korban untuk buang air.

Usai korban buang air, saksi kembali mengikat kaki korban dan sekira pukul 24.00 Wita, korban kembali memberi tahu untuk buang air kecil, sehingga saksi kembali hanya membuka ikatan di kaki dan menemani korban ke kamar kecil.

Setelah itu kaki korban kembali diikat, selanjutnya saksi bersama korban beserta dua orang anaknya tidur bersama.

Pada Rabu (17/1/2018) dini hari sekira pukul 03.00 Wita, korban terbangun dan sempat membuka ikatan tangan dan kaki korban, namun setelah itu saksi kembali mengikat tangan kanan korban menggunakan ujung kain selimut, sedangkan ujung kain lainnya diikatkan pada tangan kiri, saksi sambil melanjutkan tidur.

Sekira jam 04.00 Wita korban berkata kepada saksi bahwa dirinya sudah sembuh. Mendengar perkataan korban selanjutnya saksi membuka ikatan kaki dan tangan korban dan menemani korban ke kamar kecil.

Pada saat terdengar suara azan Subuh korban menunaikan salat. Usai salat korban bersama saksi serta kedua anaknya kembali tidur. Sekira jam 05.00 Wita salah satu anak korban membangunkan saksi dan berkata kalau ibunya tidak berada di rumah.

Mendengar itu, saksi segera mencari korban dengan memeriksa kamar hingga di halaman rumah. Pada saat saksi mencari di halaman belakang, saksi kaget melihat korban tergantung di pohon jambu dengan menggunakan kain.

Tanpa menunggu lama, saksi yang merupakan suaminya itu langsung membuka ikatan di leher dan menurunkan tubuh istrinya sambil berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan saksi, sejumlah warga yang merupakan tetangga berdatangan.

Setelah menerima laporan dari warga, petugas mendatangi TKP. Selain melakukan olah TKP, polisi juga meminta keterangan saksi dan membawa korban ke RSUD Buol untuk menjalani visum.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga setelah menjalani visum, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar orang pertama di Satreskrim Polres Buol itu. HAL

Silakan komentar disini...