Enam Warga Bangkep Tersengat Listrik, Dua Tewas

507
SEJUMLAH polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di jalan antara Desa Alasan Nggolobuton dan Desa Babang, dimana menimpa enam warga Kecamatan Bulagi Selatan tersengat arus listrik, dua diantaranya tewas. FOTO: HMS

SultengTerkini.Com, BANGKEP– Pohon tumbang yang menimpa kabel tiang listrik bertegangan tinggi di wilayah Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kembali memakan korban jiwa. Tidak tanggung-tanggung, enam warga menjadi korban, dan dua diantaranya tewas akibat tersengat arus listrik.

Peristiwa tragis pada Ahad (21/1/2017) sekira pukul 17.30 Wita itu terjadi di jalan antara Desa Alasan Nggolobuton dan Desa Babang dan menimpa enam warga Kecamatan Bulagi Selatan.

Dalam kejadian itu, dua warga yakni Abdul Rahman  (29), warga Desa Bonepuso dan Estefanus (13) warga Desa Alasan Nggolobuton dinyatakan meninggal dunia.

Sementara empat warga lainnya masing-masing Ardian (9), Rasman (13), Elo (12) dan Supianto Nahir (25) tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Trikora Salakan atas luka bakar yang cukup serius di beberapa bagian tubuh.

Berdasarkan laporan yang diterima, identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) bersama anggota piket yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Bangkep Iptu Syukri Larau mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Senin (22/1/2018) pagi guna melakukan olah TKP atas insiden yang menewaskan dua warga di wilayahnya tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara di lapangan dan keterangan beberapa saksi, didapatkan penyebab atas tewasnya dua warga dan empat warga lainnya menderita luka bakar yang cukup parah, disebabkan oleh tersengat arus listrik bertegangan tinggi milik PLN.

Kronologis kejadian berawal pada Ahad (21/1/2018) sekira pukul 17.30 Wita Abdul Rahman dan Supianto Nahir hendak pulang menuju rumah di Desa Balalon dengan mengendarai sepeda motor masing-masing dari arah Kelurahan Bulagi.

Namun di tengah perjalanan tepatnya di jalan antara Desa Alasan Nggolobuton dan Desa Babang terdapat pohon tumbang yang menutupi badan jalan, yang juga pada saat itu menimpa kabel tiang listrik bertegangan tinggi milik PLN.

Melihat situasi tersebut, keduanya berniat untuk mengangkat sepeda motor melewati batang pohon yang menutup badan jalan guna melanjutkan perjalanan.

Untuk mempermudah dalam mengangkat sepeda motor, secara kebetulan saat itu terdapat empat orang remaja berada tidak jauh dari lokasi tumbangnya batang pohon.

Maka empat remaja ini diajak dan ikut serta membantu mengangkat sepeda motor dan membersihkan beberapa ranting pohon lainnya. Namun naas, saat keenam orang ini mengangkat sepeda motor yang tidak jauh dari kabel listrik tegangan tinggi, secara tiba-tiba mengeluarkan arus listrik dan akhirnya secara bersamaan keenam orang tersengat arus listrik bertegangan tinggi.

Akibatnya dua orang meninggal dunia dan empat orang lainnya dilarikan di Rumah Sakit Trikora Salakan guna mendapatkan perawatan intensif.

Terkait kejadian itu, Kasat Reskrim Iptu Syukri Larau bersama Kapolsek Bulagi Iptu T Yesene dan anggota identifikasi pada Senin pagi kemarin telah melakukan olah TKP dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi maupun pengumpulan barang bukti. CAL

Silakan komentar disini...