Dua Warga Tewas Akibat Lakalantas di Palu

685
tabrakan-870x490
ILUSTRASI

SultengTerkini.Com, PALU– Dua warga tewas akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Palu, Sulawesi Tengah. Dua warga yang tewas itu terjadi dalam waktu dan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

“Iya, ada dua korban MD (meninggal dunia) di dua lokasi berbeda,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Palu AKP Hangga Utama Darmawan melalui Kepala Unit Kecelakaan Ipda Muhammad Abduh saat dikonfirmasi media ini, Jumat.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun SultengTerkini.Com, lakalantas pertama terjadi pada Kamis (1/2/2018) sekira jam 18.54 Wita di Jalan Sisingamangaraja antara truk Hino Dutro DN 8580 VG bergerak dari arah utara ke selatan menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter Z DN 5579 KO yang dikemudikan oleh Moh Rajak (19), mahasiswa, warga Desa Bambalo, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Akibat lakalantas itu, pengendara sepeda motor tewas di TKP dan yang dibonceng Aldi (19),mahasiswa, warga Desa Tinombo, Kecamatan Tinombo, Parimo mengalami luka ringan dan dirawat di RS Wirabuana.

Tidak hanya sepeda motor, pengemudi truk juga menabrak mobil Datsun DN 1630 NH yang dikemudikan oleh Moh Julia Fitriani (33), warga Jalan Towua 2. Korban Julia sendiri tidak mengalami luka. Akibat tabrakan tersebut, mobil mengalami rusak berat.

“Untuk pelakunya atau sopir truk yang saat itu kabur melarikan diri saat ini sudah menyerahkan diri ke Mapolres Palu,” tutur perwira pertama berpangkat satu balok di pundaknya itu.

Sementara itu, di TKP terpisah tepatnya di Jalan I Gusti Ngurah Rai dekat penjual ikan hias, seorang pejalan kaki tewas ditabrak sebuah mobil pada Jumat (2/2/2018) pagi sekira jam 09.00 Wita.

Mobil Toyota Yaris DN 1673 NC yang dikemudikan oleh Nabila (23), warga Jalan Jati, Kecamatan Tatanga yang bergerak dari arah timur ke barat itu menabrak pejalan kaki di pinggir jalan bernama Simson (46).

Korban Simson merupakan sekuriti diler sepeda motor yang berdomisili di BTN Tinggede, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Akibat kecelakaan itu korban pejalan kaki itu mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia di RS Anutapuara Palu.

“Untuk penabrak pejalan kaki itu sudah diamankan,” kata Muhammad Abduh.

Selain menghimpun keterangan dari para saksi, polisi juga mengamankan barang bukti yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

Saat ini polisi masih menangani dua kasus lakalantas yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia tersebut. HAL

Silakan komentar disini...