Poso Masuk Lima Besar Pengguna dan Pengedar Narkoba Tertinggi di Sulteng

466
IMG_20180214_114134
SUASANA sosialisasi P4GN di Aula Pogombo Pemerintah Kabupaten Poso oleh BNN Provinsi Sulawesi Tengah. FOTO: FAIZ

SultengTerkini.Com, POSO– Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menggencarkan sosialisasi Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ke seluruh kabupaten/kota di wilayahnya, termasuk Kabupaten Poso.

Untuk Kabupaten Poso, pihak BNNP Sulteng menggelar Sosialisasi P4GN di ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, pada Rabu (14/2/2018).

Dimana kegiatan ini merupakan kerja sama dengan BNN Kabupaten Poso serta melibatkan berbagai elemen masyarakat, baik dari unsur pemuda, unsur organisasi massa dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso.

Kepala BNNP Sulteng Brigjen Polisi Andjar Dewanto kepada media ini mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk pencegahan serta wujud pemberdayaan masyarakat agar bisa menjelaskan bagaimana bahaya dan mengatasi narkoba yang tidak bisa tertangani secara perorangan atau kelompok.

Diakuinya, permasalahan narkotika di Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah sudah sangat menghawatirkan, sehingga butuh gerakan bersama, mulai dari pribadi, kelompok ataupun instansi terkait untuk memeranginya.

“Sosialisasi P4GN ini akan kita gelar di seluruh wilayah kabupaten. Kita akan sosialisasikan tentang narkotika tidak akan tertangani jika kita masih mengandalkan secara per kelompok atau per orangan,” ungkap Andjar Dewanto.

Ia menuturkan, Kabupaten Poso secara rangking masih menduduki posisi lima besar sebagai pengguna dan pengedar narkoba dari 11 wilayah kabupaten dan kota di Sulteng.

Bahkan menurut Andjar Dewanto, wilayah Kabupaten Poso menjadi lintasan peredaran narkotika antarkabupaten seperti Kabupaten Banggai, Morowali, Tojo Unauna, Parigi Moutong hingga Kota Palu.

“Poso masih berada di rangking lima besar peredaran narkotika di Sulteng. Ini bukan berarti Poso aman dari narkoba. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat pribadi hingga per kelompok bergerak secara serentak tolak narkotika, tegas perwira tinggi berpangkat satu bintang di pundaknya itu.

Sebelumnya di tempat yang sama, Wakil Bupati Poso T Syamsuri yang ikut dalam sosialisasi tersebut dalam sambutannya mengapresiasi kinerja BNNP Sulteng dan BNN Kabupaten Poso yang telah menggelar sosialisasi P4GN di Poso dengan baik.

Menurut Samsuri, sosialisasi bahaya narkotika sangat penting dan dianggap langkah positif untuk memberikan pemahaman ke semua unsur, baik per orangan, kelompok hingga instansi agar memahami tata cara pencegahan dan bahaya narkoba kepada generasi bangsa.

“Jika kita bergerak atau bekerja secara serentak, saya yakin persoalan narkotika di Poso secara perlahan-lahan akan teratasi dengan baik,” ujar Samsuri. FAI

Silakan komentar disini...