Miliki Laboratorium Internasional, Stasiun Karantina Ikan Palu Tambah Lingkup Pengujian Virus

327
FB_IMG_1519999409417
PIHAK Komite Akreditas Nasional melakukan surveilen terhadap penerapan ISO 17025 di Stasiun KIPM Palu, belum lama ini. FOTO: DOK BKIPM PALU

SultengTerkini.Com, PALU– ISO 17025:2008 merupakan standar yang sangat populer di kalangan praktisi laboratorium. Standar dihubungkan dengan proses akreditasi untuk pengakuan formal kompetensi laboratorium pengujian.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi Balai Karantika Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Palu, Irmawan Syafitrianto dalam rilisnya yang dikirim ke SultengTerkini.Com, Sabtu (3/3/2018).

Irmawan mengatakan, perdagangan global menuntut setiap produk perikanan yang  akan diperdagangkan (ekspor/impor/domestik) mestinya didukung oleh hasil pengujian laboratorium yang terakreditasi internasional.

Ia mengatakan, untuk meyakinkan bahwa laboratorium tersebut mempunyai kemampuan teknis dalam menghasilkan data hasil uji yang absah, valid, akurat dan handal, laboratorium Stasiun Karantina Ikan Palu telah menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium berdasarkan pedoman ISO/IEC 17025:2008.

Beberapa hari lalu Komite Akreditas Nasional (KAN) melakukan surveilen terhadap penerapan ISO 17025 di Stasiun KIPM Palu.

Masih dalam rangkaian kegiatan dimaksud, dilakukan juga assesment terhadap penambahan ruang lingkup pengujian yang meliputi pengujian virus (WSSV), bakteri Aeromonas Salmonicida, dan Salmonella.

Menurutnya, berdasarkan hasil kegiatan surveilen dan assesmen penambahan ruang lingkup uji tersebut, tidak ada temuan yang sifatnya kritis dan serius.

Konsistensi penerapan standar internasional di laboratorium karantina ikan palu mendapatkan appresiasi dari asesor KAN.

Selain akreditasi laboratorium uji (ISO/IEC 17025), Stasiun Karantina Ikan Palu juga telah terakreditasi ISO 9001 (standar internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk dan jasa yang dihasilkan).

Tidak hanya itu, pada tahun 2018 Stasiun Karantina Ikan Palu juga menargetkan untuk memperoleh sertifikat ISO 17020 (General criteria for the operation of various types of bodies performing inspection/kriteria umum pengoprasian lembaga inspeksi).

Stasiun karantina Ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan Palu terus berupaya meningkatkan kinerja organisasi dalam hal akreditasi dan standarisasi.

Tujuannya adalah agar dapat memberikan layanan terbaik kepada pelaku usaha perikanan dan stakeholder, sehingga produk perikanan asal Sulawesi Tengah terjamin kesehatan, mutu dan keamanannya.

Melalui sistem penjaminan tersebut, produk perikanan akan mendapat pengakuan dari pasar internasional maupun domestik. CAL

Silakan komentar disini...