Ketua KPID Sulteng: Festival Media itu Sarana Pemersatu Bangsa!

213
WhatsApp Image 2018-03-31 at 15.52.47
DISKUSI tentang penyiaran sehat dalam rangka Hari Penyiaran Nasional 2018 yang berlangsung di Arena Festival Media halaman kantor Gubernur Sulawesi Tengah Jalan Ahmad Yani, Kota Palu, Sabtu (31/3/2018) sore. FOTO: RONI

SultengTerkini.Com, PALU– Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah (Sulteng) Hary Azis resmi membuka kegiatan Festival Media dalam rangka Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) 2018 di halaman belakang kantor Gubernur Sulteng Jalan Ahmad Yani, Kota Palu, Sabtu (31/3/2018).

Dalam sambutannya, Hary Azis berharap kegiatan Festival Media perlu ditingkatkan intensitasnya karena event ini dapat mempertemukan kalangan media dan jurnalis dengan publik.

Hary Azis menuturkan, tujuan Festival Media sebagaimana diketahui bisa memantau perkembangan media, kebebasan berekspresi, dan demokrasi di Indonesia.

Festival Media bertema “Dari Palu Untuk Indonesia Berbicara Baik” itu menampilkan sejumlah stan dari berbagai lembaga penyiaran dan organisasi profesi jurnalis seperti Radio Republik Indonesia, Balai Bahasa, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Pewarta Foto Indonesia Palu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Sulteng, Asosiasi Media Online Sulawesi Tengah, dan sejumlah stan dari berbagai televisi swasta dan radio swasta di Palu.

Tak hanya menampilkan stan pameran, kegiatan Festival Media 2018 juga diisi dengan diskusi tentang penyiaran sehat dengan narasumber Mayong Suryo Laksono (Komisioner KPI Pusat), Abdullah K Mari (jurnalis TV), dan Neni Muhidin (pegiat media).

“Media massa itu tidak dapat diintervensi, makanya saya sangat menghormati independensi sang jurnalis. AJI sebagai lembaga bersama yang menjaga independensi secara bersama-sama,” tegasnya.

Hary juga menyampaikan pesan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang menekankan bahwa dinamika masyarakat di tengah kemajuan teknologi internet, media sosial dan demokrasi menuntut kesadaran maupun kewaspadaan semua pihak.

Ia mengatakan, kemajuan teknologi menjadi pendorong kemajuan masyarakat melalui diseminasi informasi dan berita.

Namun, tidak dapat dipungkiri ada potensi dampak negatif berupa penyebaran konten negatif.

“Kita punya kepentingan yang sama yaitu memerangi penyebaran konten negatif seperti hoax dan lain-lain,” kata Hary Azis.

Pihaknya berharap jurnalis Indonesia khususnya di Sulawesi Tengah turut mendukung penyebaran konten positif dan bersama lebih dari 50 lembaga dan komunitas bekerja dalam Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

“Mari kita dukung upaya bersama ini, dan selamat kepada AJI, IJTI, PFI atas terselenggarannya kegiatan Festival Media dalam rangka Peringatan Harsiarnas 2018 di Kota Palu. Festival media ini merupakan sarana pemersatu bangsa,” tuturnya.

Selanjutnya, peringatan Harsiarnas di Palu akan digelar kegiatan jalan santai pada Ahad (31/3/2018) pagi yang ditargetkan diikuti 3.000 peserta mengambil start dan finish di halaman kantor Gubernur Sulteng. SAH

Silakan komentar disini...