Sejumlah Pejabat dan Keluarganya di Tolitoli Jadi Korban Abu Tours

205
WhatsApp Image 2018-04-07 at 19.47.21
POLRES Tolitoli membuka posko pengaduan calon jemaah Abu Tours di mapolres setempat. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Fenomena terjadinya penipuan para calon jemaah umrah Biro Perjalanan Haji dan Umrah milik Abu Tours bukan hanya terjadi di daerah lain seperti di Makassar Sulawesi Selatan, Palembang Sumatera Selatan, dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, namun imbasnya juga terjadi di Kabupaten Tolitoli.

Sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli, beserta para keluarganya dikabarkan menjadi korban travel umrah yang berkantor pusat di Makassar Sulawesi Selatan itu.

Diah Rahmawati Dg Parebba, salah seorang korban Travel Abu Tours mengatakan, sebelum bergabung ke biro perjalanan umrah pada bulan Oktober 2017 lalu, ia bersama sang suami dan seorang anaknya ingin menunaikan ibadah umrah dengan mendaftarkan kepada salah satu agen Travel Abu Tours yang ditawarkan oleh Arpa.

Atas dasar didesak oleh sang agen untuk melunasi pembayaran yang dijanjikan akan diberangkatkan pada bulan Februari 2018, akhirnya ia menyetorkan uang tersebut ke rekening agen yang bernama Arpa sebesar Rp18 juta per orang, dimana total keseluruhan yang ia setorkan berjumlah Rp54 juta.

“Betapa kagetnya begitu saya mendapat informasi dan menonton berita di televisi bahwa Abu Tours bermasalah dan banyak calon jemaah umrah yang tertipu saya langsung menghubungi agen tersebut agar uang yang disetorkan sebelumnya dikembalikan,” ujar Diah Rahmawati Dg Parebba saat ditemui SultengTerkini.Com di kediamannya, Sabtu (7/4/2018).

Ia mengatakan, saat menghubunginya, sang agen bernama Arpa berjanji mengembalikan dana tersebut sebesar yang sudah disetorkan sebelumnya.

Namun setelah kedua kali dihubungi agen tersebut seolah-olah berkilah serta lepas tangan terkait dana tersebut karena Abu Tours saat ini lagi bermasalah serta sudah dibekukan dan dicabut izin operasionalnya oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menurutnya, bukan hanya ia bersama suami dan anaknya yang menjadi korban penipuan calon jemaah Umrah Travel Abu Tours, sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Tolitoli beserta keluarganya juga ikut menjadi korban diantaranya Sekretaris Kabupaten Tolitoli Mukaddis Samsudin, Kepala Bappeda Anhar Dg Mallawa, Kepala UPTB Samsat Wilayah VII Tolitoli Fitriani Ihwani, Nurdin Nadjamudin anggota DPRD dari PPP serta Resnawati Pabelu anggota DPRD dari Partai Golkar.

Saat disinggung apakah kasus penipuan tersebut akan dilaporkan ke pihak berwajib, istri Wakil Bupati Tolitoli itu akan kembali melakukan pendekatan secara persuasif dan negosiasi jika agen Travel Abu Tours tersebut mempunyai itikad baik untuk mengembalikan dana yang sudah terlanjur ia setorkan.

Bila jika tidak direalisasikan atau dikembalikan dana itu, terpaksa ia akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke pihak berwajib. SBR

Silakan komentar disini...