Ahmad M Ali: Politik Santun adalah Nilai!

105
WhatsApp Image 2018-04-13 at 22.29.38
ANGGOTA Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem Ahmad M Ali (pegang mic) saat menjadi pembicara dalam diskusi santai bertema “Pentingnya Politik Santun di Era Milenial” yang diselenggarakan oleh Tadulakota di salah satu warung kopi di Palu, Jumat (13/4/2018) tadi malam. FOTO: DPW NASDEM SULTENG

SultengTerkini.Com, PALU– Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem Ahmad M Ali menyebut bahwa politik santun itu sejatinya adalah nilai. Dia boleh disebut sebagai jalan hidup dalam bekerja membangun kesejahteraan rakyat yang menjadi cita-cita pendiri bangsa.

Hal ini terungkap pada diskusi santai dengan tema “Pentingnya Politik Santun di Era Milenial” yang diselenggarakan oleh Tadulakota di salah satu warung kopi di Palu, Jumat (13/4/2018) tadi malam.

“Politik itu sejatinya adalah nilai. Karena itu, politik santun harus dilihat sebagai nafasnya,” tegas Bendahara Umum DPP Partai Nasdem itu.

Ahmad M Ali juga menyebutkan, fenomena politik yang jauh dari praktik politik santun, utamanya berkaitan dengan penerimaan pada perbedaan-perbedaan cara padang di era milenial ini.

Akibatnya, politik itu selalu dilihat sebagai tempat yang kotor dan menjijikkan bagi masyarakat.

Karenanya, mantan Ketua DPW Partai Nasdem itu mengajak para peserta untuk melakukan perubahan paradigma politik yang bisa dimulai dari diri sendiri.

Ia mencontohkan, praktik politik Nasdem dengan program Indonesia memanggil dan politik tanpa maharnya.

“Program Indonesia memanggil dan politik tanpa mahar ini dimaksudkan untuk memanggil putra putri terbaik bangsa ini untuk berkiprah di dunia politik, baik sebagai caleg, calon kepala daerah termasuk calon presiden dengan tidak meminta mahar apapun,” tegas Ahmad M Ali.

Ahmad M Ali didampingi istrinya Nilam Sari Lawira dalam mengikuti diskusi yang penuh akrab itu. Bahkan, Nilam Sari Lawira sempat menyanyikan lagu daerah Kaili di sela diskusi.

Selain Ahmad M Ali, sejumlah tokoh politik lintas partai Sulawesi Tengah juga tampak hadir seperti Wali Kota Palu dua periode (2004-2009 dan 2009-2014) Rusdi Mastura, politisi PDIP Ashar Yahya, Bendahara Umum DPP PPP Fairus Husen Maskati dan sejumlah kader partai politik lainnya seperti Tatya Van Gobel Bendahara Partai Berkarya dan masih banyak lagi. CAL

Silakan komentar disini...