Karnaval Budaya dan Sulteng Expo 2018 Meriahkan HUT Sulteng ke 54

1372
WhatsApp Image 2018-04-14 at 10.07.24
ISTRI Gubernur Sulawesi Tengah Zalzulmida Aladin Djanggola membuka kegiatan Sulteng Expo 2018 ditandai dengan pengguntingan pita di Sirkuit Panggona eks STQ Jalan Soekarno Hatta, Palu, Jumat (13/4/2018) tadi malam. FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Karnaval Budaya dan Sulteng Expo 2018, dua kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah ke 54.

Kedua kegiatan itu berlangsung meriah dan semarak setelah dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola didampingi Sekretaris Provinsi Mohamad Hidayat Lamakarate beserta jajarannya.

Gubernur Longki melepas peserta Karnaval Budaya di depan kantor Gubernur Sulteng Jalan Sam Ratulangi Palu pada Jumat (13/4/2018) petang.

Sementara kegiatan Sulteng Expo yang dipusatkan di Sirkuit Panggona eks STQ Jalan Soekarno Hatta, Palu dibuka oleh istri Gubernur Sulteng, Zalzulmida Aladin Djanggola ditandai dengan pengguntingan pita, Jumat tadi malam.

Usai dibuka secara resmi, Gubernur Longki bersama istri didampingi Sekretaris Provinsi Hidayat Lamakarate beserta jajarannya, dan sejumlah kepala daerah di Sulteng kemudian berkeliling meninjau satu per satu stan peserta expo.

Suasana kegiatan Sulteng Expo itu makin semarak setelah para pengunjung diajak bergoyang oleh artis Cita Citata sebagai bintang tamu.

Sementara itu sebelumnya, warna-warni Karnaval Budaya diikuti oleh hampir seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tengah.

Iringan suara drum band SMPN 14 Palu yang membahana mengawali karnaval tersebut.

Beberapa siswa sekolah menengah dan atas menampilkan tradisi pakaian adat Kaili serta prosesi perkawinan seperti SMPN 5 yang menampilkan prosesi Mangore Balanja, dalam suku Kaili dikenal sebagai mengantar seserahan sebelum pernikahan yaitu Sambulugana.

Masyarakat Bali yang ada di Sulawesi Tengah juga tidak luput dalam karnaval tersebut. Paguyuban Bali menampilkan adat  potong gigi.

Adat tersebut merupakan prosesi menghilangkan enam sifat buruk manusia atau dikenal dengan satripu.

Prosesi ini merupakan kewajiban orang tua kepada sang anak yang telah menginjak usia dewasa. Mereka juga menampilkan Ogoh-Ogoh Buaya Berkalung Ban yang memang beberapa waktu terakhir menjadi viral di Sungai Palu.

Sejarah kerajaan Banggai yang telah dikenal lama dan masyhur bersama kerajaan Majapahit, juga ditampilkan disini.

Adalah SMKN 8 Palu mengangkat budaya Kabupaten Banggai Kepulauan, Tarian Bala Tinda, Tarian Perang, dimana pemenangnya, dahulu pada ajang tersebut dijadikan panglima perang oleh Raja Banggai.

Reog Ponorogo dan prosesi adat budaya yang berasal dari Kerukunan Keluarga Jawa Sulawesi Tengah juga ikut memeriahkan karnaval budaya tersebut, diikuti SMKN 8 Palu yang menampilkan koreografi kehidupan masyarakat nelayan sekaligus membawakan atraksi Drumband.

Karnaval tersebut melalui jalan Sam Ratulangi, Jalan Jenderal Sudirman lanjut ke Jalan Muhammad Hatta.

Di Karnaval Budaya tersebut juga diberangkatkan Kontingen Sulawesi Tengah yang akan mengikuti Pawai Budaya Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah pada 13-16 April 2018 mendatang di Jakarta sebanyak 27 peserta dari Kabupaten Buol. CAL/HMS

Silakan komentar disini...