Pospera Sulteng Targetkan Jokowi Menang 70 Persen

396
WhatsApp Image 2018-04-15 at 12.29.49
PENGURUS DPD Posko Perjuangan Rakyat Sulawesi Tengah foto bersama usai jumpa pers di salah satu hotel Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, Ahad (15/4/2018). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan Jokowi menang besar dengan raihan suara hingga 70 persen di wilayahnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang.

“Kita intens mengkampanyekan Pak Jokowi dan kita targetkan menang 70 persen,” kata Ketua DPD Pospera Sulteng, Aim Ngadi kepada sejumlah jurnalis di salah satu hotel Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, Ahad (15/4/2018).

Aim Ngadi mengatakan, secara kelembagaan Pospera mendorong Jokowi untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden 2019-2024 karena telah terbukti banyak membangun infrastruktur di Tanah Air.

Dukungan terhadap Jokowi itu merupakan salah satu butir rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pospera Sulteng yang berakhir Sabtu (14/4/2018) di salah satu hotel Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu.

Selain itu, rekomendasi lain yang dihasilkan dalam Rakerda Pospera Sulteng adalah pihaknya akan mendorong dan mengutamakan serta berkewajiban memenangkan kader-kader Pospera yang menjadi calon dalam pilkada dan pemilihan legislatif.

Pospera Sulteng juga akan membentuk posko pemenangan di masing-masing kabupaten/kota yang bertujuan untuk menjadi sentra pemenangan Jokowi.

“Kami juga akan menindak tegas bagi kader-kader Pospera yang tidak menjalankan anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan agenda organisasi yang sudah menjadi kesepakatan bersama,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Pospera Sulteng, Akmal Ali menambahkan, Pospera didirikan sebagai organisasi yang berada di garis depan dalam mengawal nawacita Presiden Jokowi.

“Atau yang dikenal dengan moto bahwa Pospera adalah mata, hati, dan telinga Jokowi mengharuskan kader-kader Pospera untuk aktif berperan dalam mendorong  persatuan dan kesatuan, membantu melawan berita hoax yang akan berpotensi memecah belah negara kesatuan Republik Indonesia,” kata Akmal.

Menurutnya, kehadiran Pospera meskipun identik dekat dengan kekuasaan karena merupakan salah satu organisasi yang menjadi relawan pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014.

Akan tetapi katanya, tidak melupakan kerja-kerja pendampingan dan pembelaan terhadap kepentingan masyarakat.

Salah satunya adalah penolakan Pospera terhadap Permenhub 108 yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Permenhub tersebut dinilai merugikan para pengemudi taksi online,” katanya.

Sementara itu sebelumnya diberitakan, Ketua Dewan Penasehat Ahmad M Ali meyakini Jokowi menang besar di Sulteng pada Pilpres 2019 mendatang.

Keyakinan ini disampaikannya saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Daerah Pospera yang berlangsung di salah satu hotel Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, Sabtu (14/4/2018).

“Kita punya modal besar untuk memenangkan Jokowi, di Sulawesi Tengah. Selain punya infrastruktur lengkap, Jokowi juga telah membuktikan pengabdiannya pada bangsa ini di periode pertamanya,” ungkap Anggota Komusi VII DPR RI Fraksi Nasdem itu.

Ahmad M Ali menyebut, Jokowi adalah figur yang menjaga dan terus berjuang untuk menjaga kebinekaan sebagai modal besar bangsa saat ini yang mendapat ancaman dari menguatnya politik identitas berbasis SARA.

Bendahara Umum DPP Partai Nasdem itu juga meminta agar Pospera Sulteng untuk segera merumuskan agenda jangka pendek memenangkan Jokowi 2019 mendatang. CAL

Silakan komentar disini...