Danrem Tadulako Pantau Opster TNI di Poso

242
20180417_134411
DANREM 132/Tadulako Kolonel (Inf) Agus Subiyanto menyerahkan bantuan kepada warga dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Poso, Selasa (17/4/2018). FOTO: FAIZ

SultengTerkini.Com, POSO– Danrem 132/Tadulako Kolonel (Inf) Agus Subiyanto dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Poso, Selasa (17/4/2018) menyatakan, kegiatan Operasi Teritorial (Opster) TNI di Poso yang digelar pada 13 Maret 2018 lalu dan dibuka Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setiawan mewakili Pangdam Mayjen TNI Madsuni saat ini telah mencapai 50 persen.

Hal ini disampaikan Danrem Agus usai meninjau sejumlah rumah warga miskin yang telah direhab oleh pihak TNI selama gelaran Opster tahun 2018 yang dipusatkan di Kecamatan Poso Pesisir bersaudara ini.

Dimana dalam kunjungan tersebut, Danrem langsung mendatangi rumah warga yang mendapat sentuhan bantuan kegiatan Opster TNI tahun 2018 yang berada di Desa Lanto Jaya, Kecamatan Poso Pesisr serta dua rumah warga yang juga telah direhab di Kelurahan Mapane, Kecamatan Poso Pesisir.

Warga yang mengetahui adanya kunjungan orang pertama di Korem 132/Tadulako ini menyambut suka cita serta meminta untuk melakukan foto bersama.

Sementara kepada warga yang rumah telah direhab, Danrem juga menyerahkan bantuan sembako serta memberikan sprit berupa masukan agar warga tetap bersemangat menyongsong masa depan yang lebih baik.

Selanjutnya kepada sejumlah jurnalis, Danrem Agus Subiyanto menegaskan, sebagaimana amanat undang-undang bahwa Opster ini tiada lain bertujuan untuk membantu pemerintah dalam upaya mempercepat pembangunan dalam rangka menyejahterakan masyarakat.

“Dengan harapan keberadaan TNI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat  seperti hari dapat kita saksikan beberapa rumah warga tidak layak huni, saat ini sudah dapat ditempati dengan suasana lebih baik dan fasilitas yang lebih memadai,” ujar Danrem Agus Subiyanto.

Pada kesempatan itu, Danrem Agus juga menyatakan, untuk rehab rumah bagi warga miskin telah mencapai 50 persen dan untuk bantuan pembangunan sejumlah rumah ibadah telah mencapai sekitar 60 persen.

Adapun kegiatan pelayanan kesehatan gratis sudah berjalan efektif dan untuk sunatan massal telah menyentuh hingga mencapai 600 orang anak yang berada di wilayah Kabupaten Poso hingga Kabupaten Tojo Una-Una.

Sementara itu, sejumlah warga yang rumahnya mendapat sentuhan untuk direhab oleh pihak TNI dalam kegiatan Opster menyatakan, suka citanya dan rasa syukurnya yang mendalam atas bantuan pihak TNI kepada mereka.

Seperti yang dikatakan Muhrin, warga Kelurahan Mapane menyatakan rasa terima kasihnya kepada pihak TNI yang telah merehab rumahnya menjadi rumah layak huni.

“Dulu rumah saya ini hanya beratap rumbia. Sudah lama saya ingin merehab rumah saya ini, namun semua tidak bisa karena keterbatasan biaya. Dengan adanya kegiatan Opster ini saya mengucapkan terima kasih. Semoga Opster ini akan terus berlanjut dan warga lainnya juga mendapat bantuan yang sama seperti saya,” kata Muhrin.

Senada dengan Lukas (63), warga Desa Lanto Jaya Kecamatan Poso Pesisir ini mengaku, kalau dirinya sudah puluhan tahun ingin merehab rumah miliknya, namun semua tidak bisa dilakukan karena masalah anggaran yang sangat terbatas.

Olehnya dengan kegiatan Opster yang dapat merehab rumahnya menjadi rumah layak huni ini, dirinya sangat berterima kasih pada pihak TNI yang telah merealisasikan angan dan mimpinya yang sudah berlangsung puluhan tahun tersebut.

Opster TNI tahun 2018 yang dipusatakan di Kabupaten Poso ini telah memprogram kegiatan berupa kegiatan fisik seperti rehab terhadap empat rumah ibadah dan rehab 71 unit rumah penduduk. Sementara kegiatan lainnya berupa layanan kesehatan gratis, penyuluhan narkotika serta bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu dan lain lain. FAI

Silakan komentar disini...