Tim KNKT Tiba di Morowali Selidiki Penyebab Jatuhnya Helikopter

243
WhatsApp Image 2018-04-21 at 10.00.38
TIM Komite Nasional Keselamatan Transportasi tiba di lokasi melakukan investitasi untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, MOROWALI– Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat ini sudah tiba di Kabupaten Morowali dalam rangka penyelidikan dan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah.

“Pagi ini tim KNKT sedang lakukan investigasi,” tutur Humas PT IMIP Dedy Kurniawan saat dihubungi SultengTerkini.Com per telepon genggamnya, Sabtu (21/4/2018).

Dedy mengatakan, selain tim KNKT berjumlah tiga orang, dua orang dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI dan sekitar lima orang lainnya dari Tim White Sky Avation juga tiba di Morowali untuk melakukan investigasi.

“Mereka tiba tadi Subuh di Morowali lewat jalur darat melalui Kendari,” katanya.

Dedy enggan berandai-andai mengenai penyebab jatuhnya helikopter milik PT IMIP itu karena masih menunggu hasil investigasi tim KNKT.

“Rencananya sebentar sore Tim KNKT akan menggelar konferensi pers,” kata mantan jurnalis TvOne Kendari, Sulawesi Tenggara itu.

Sementara itu sebelumnya, enam penumpang warga negara asing (WNA) asal China yang menjadi korban jatuhnya helikopter di kawasan PT IMIP Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah telah dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (21/4/2018) pagi ini.

Keenam WNA China penumpang helikopter yang dirujuk ke RS Kendari melalui jalur laut itu diketahui bernama Xi Lai Wang (56), Yan Yun (32), Di Yi Fei (28), Guan Kejang, Zhao Yipu, dan Du Gui.

“Enam penumpang helikopter sudah dirujuk ke Rumah Sakit Santa Ana Kendari,” kata Dedy Kurniawan.

Dedy mengatakan, selain enam penumpang dirujuk ke Kendari, sang pilot bernama Rudi yang mengalami luka serius menjalani perawatan di klinik PT IMIP, sementara co pilot Deliati Hasiolan dirawat di RS Bungku.

Adapun Aries Heni, seorang karyawan PT IMIP yang tewas tertimpa helikopter telah tiba di kampung halamannya di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat tadi malam.

“Tadi malam sudah tiba di kampung halamannya untuk selanjutnya dimakamkan,” kata Dedy Kurniawan.

Menurut Dedy, seluruh biaya pengobatan, perawatan, transportasi hingga pemakaman korban jatuhnya helikopter tersebut ditanggung oleh pihak perusahaan.

Sebuah helikopter milik PT IMIP yang berpenumpang enam warga asal China jatuh di Kabupaten Morowali, Jumat (20/4/2018) pagi.

Helikopter itu jatuh saat ingin mendarat di lokasi kawasan PT IMIP, Kecamatan Bahodopi.

“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 09.15 Wita,” kata Kapolres Morowali AKBP Dadan Wahyudi saat dihubungi SultengTerkini.Com per telepon genggamnya, Jumat (20/4/2018).

Menurut Kapolres Dadan, ada delapan orang korban yang ada dalam helikopter, satu pilot dan co pilot serta enam penumpang.

Informasi yang dihimpun, keenam WNA China penumpang helikopter itu diketahui bernama Xi Lai Wang (56), Yan Yun (32), Di Yi Fei (28), Guan Kejang, Zhao Yipu, dan Du Gui.

Akibatnya, dua dari delapan korban itu mengalami luka berat yakni Rudi (pilot) dan Deliati Hasiolan (co pilot). Seluruh korban yang selamat itu sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat.

Selain luka-luka, kecelakaan penerbangan itu juga mengakibatkan satu warga yang diketahui merupakan karyawan PT IMIP tewas tertimpa helikopter saat sedang melintas.

“Korban meninggal dunia itu namanya Aries Heni,” kata orang pertama di Polres Morowali itu. CAL

Silakan komentar disini...