Operasi Patuh, Satlantas Polres Palu Tilang 1.100 Pelanggar

388
WhatsApp Image 2018-05-07 at 22.09.16
INILAH barang bukti sepeda motor di Mapolres Palu hasil Operasi Patuh Tinombala 2018. FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palu di Sulawesi Tengah menindak tegas dengan memberikan bukti pelanggaran (tilang) kepada para pelanggar dalam Operasi Patuh Tinombala 2018 di wilayahnya.

Kepala Satlantas Polres Palu AKP Hangga Utama Darmawan saat ditemui SultengTerkini.Com, Senin (7/5/2018) mengatakan, hingga hari ke 12 Operasi Patuh Tinombala yang berlangsung di wilayahnya, pihaknya sudah menilang sebanyak ribuan pelanggar lalu lintas.

“Sampai dengan hari ini, jumlah yang ditilang sebanyak 1.100 pelanggar, kalau (pelanggar) yang ditegur tidak ada,” kata orang pertama di Satlantas Polres Palu itu.

Menurut Hangga, ribuan pelanggar lalu lintas yang ditilang itu dilakukan saat anggotanya menggelar razia tiap hari, baik itu pagi maupun sore di sejumlah titik secara acak.

Selain itu, mereka yang ditilang itu juga dilakukan oleh petugas saat hunting tiap hari mulai pagi, siang dan bahkan malam.

Hangga menyebutkan, para pelanggar itu ditilang didominasi karena tidak mengenakan helm SNI, baik itu pengendaranya maupun yang dibonceng.

Kemudian menyusul pelanggaran melawan arus dan pengendaranya yang masih anak di bawah umur.

“Setelah Operasi Patuh, razia rutin tetap akan dilakukan,” kata mantan Kepala Satlantas Polres Banggai itu.

Ia berharap, dengan sisa Operasi Patuh Tinombala yang berlangsung di wilayahnya para pengendara tetap mematuhi aturan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, baik ada petugas atau tidak karena keselamatan itu untuk kemanusiaan.

Ada tujuh sasaran prioritas dalam Operasi Patuh tahun 2018 ini yakni pengemudi menggunakan telepon genggam, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu.

Kemudian pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/mabuk, dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Operasi Patuh Tinombala ini digelar selama 14 hari terhitung mulai 26 April hingga 9 Mei 2018 mendatang. CAL

Silakan komentar disini...