Pencarian IRT yang Hilang Tenggelam di Tolitoli Dihentikan

950
WhatsApp Image 2018-05-20 at 21.11.48
SEJUMLAH petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan TNI melakukan pencarian terhadap seorang ibu rumah tangga yang hilang tenggelam di Sungai Desa Buga, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah saat sedang mencari kerang. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, TOLITOLI– Pihak Basarnas Palu akhirnya menghentikan upaya pencarian terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah yang hilang tenggelam di Sungai Desa Buga, Kecamatan Ogodeide saat sedang mencari kerang.

“Hingga hari ini (pencarian korban) masih nihil,” kata Kepala Basarnas Palu, Basrano yang dikonfirmasi SultengTerkini.Com, Kamis (24/5/2018) malam.

Ia mengatakan, saat ini pencarian secara fisik oleh pihak Basarnas dan petugas gabungan sudah tidak dilakukan atau dihentikan.

Menurutnya, pencarian secara langsung atau turun langsung melakukan penyisiran sudah tidak dilaksanakan karena dianggap sudah tidak efektif.

ia mengatakan, dari waktu kejadian hingga hari ini sudah masuk hari kedelapan, pencarian terhadap korban belum membuahkan hasil.

“Oleh sebab itu operasi SAR dilanjutkan dengan pemantauan saja. Kalau tidak ada tanda-tanda hingga besok (hari ini) operasi akan dihentikan dan ditutup,” kata orang pertama di Basarnas Palu itu.

Sebelumnya diberitakan, korban hilang tenggelam itu teridentifikasi bernama Ati (40), warga Dusun I Desa Buga.

Korban dinyatakan hilang sejak Kamis (17/5/2018) sore dan hingga Jumat dini hari (25/5/2018) dini hari belum ditemukan.

Basrano menjelaskan, kejadian itu berawal pada Kamis sekira pukul 15.30 Wita saat Ati bersama anaknya bernama Yulita (20) turun ke sungai untuk mencari kerang.

Disaat anaknya Yulita menyelam ke dalam sungai sempat melihat ibunya masih berdiri di sampingnya.

Namun saat sudah di dalam sungai, tidak lama kemudian Yulita mendengar percikan air yang keras di permukaan, sehingga yang bersangkutan langsung timbul ke permukaan air.

Saat itu saksi Yulita hanya melihat ombak sepanjang kurang lebih tiga meter dan saat itu pula korban atau ibu kandungnya tersebut sudah tidak ada.

Saksi Yulita sempat meminta tolong kepada warga setempat, namun usaha tersebut tidak berhasil. CAL

Silakan komentar disini...