Tukang Ojek Ditemukan Tewas di Pantai Kompleks Pasar Simpong

222
kapolres
KAPOLRES Banggai AKBP Moch Sholeh (kedua dari kiri) memimpin olah tempat kejadian perkara penemuan mayat seorang tukang ojek yang ditemukan di Pantai Kompleks Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Sulawesi Tengah, Ahad (5/8/2018) pagi. FOTO: HMS

SultengTerkini.Com, LUWUK– Seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek ditemukan tewas di Pantai Kompleks Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Ahad (5/8/2018) pagi.

Mendengar kejadian itu, Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh turun langsung ke lokasi untuk memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat tersebut.

Korban diketahui Muh Kasim Lasatua alias Doni (42) itu ditemukan oleh warga dalam keadaan tengkurap di bibir pantai karena diduga mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal.

Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh saat dikonfirmasi mengungkapkan, pada Ahad dini hari sekira pukul 03.00 Wita korban menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna merah bernomor polisi DN 2817 RP berboncengan bersama seorang temannya menuju kompleks bekas pelelangan ikan, di kompleks Tanjung Sari, Kelurahan Karaton.

Selang beberapa menit kemudian keduanya kembali lagi menuju arah Pasar Simpong.

“Setibanya di tikungan jembatan Pasar Simpong, sepeda motor yang dikendarai oleh korban tidak mampu dikendalikan, sehingga menghantam pinggiran trotoar jalan, keduanya pun terjatuh,” ujar Kapolres Moch Sholeh.

Namun kata Kapolres, korban terjatuh dan kepala menghantam sudut pondasi jembatan, kemudian terjatuh ke pinggiran pantai yang ketinggiannya sekitar lima meter dari tepi trotoar.

“Sementara rekannya terbentur di sudut trotoar dan tertahan di pinggiran jalan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya korban bersama rekannya sudah mengonsumsi minuman keras (miras) kemudian berkendara di jalan raya.

“Dari keterangan saksi, kuat dugaan korban meninggal dunia akibat pengaruh minuman keras,” jelas Kapolres Moch Sholeh.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan kendaraan unit lakalantas Polres Banggai.

Selanjutnya sekira pukul 04.30 Wita, dengan menggunakan kendaraan unit lakalantas Polres Banggai korban dievakuasi ke RSUD Luwuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Keluarga korban tidak melakukan visum dan menerima kejadian tersebut diakibatkan lakalantas,” pungkas orang pertama di Polres Banggai itu. TRB

Silakan komentar disini...