Sekprov Hidayat Ingin PMI dan Pramuka di Sulteng Eksis dan Berkembang

73
WhatsApp Image 2018-09-14 at 17.54.00
SEKRETARIS Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate (paling depan keenam dari kiri) foto bersama usai melepas rombongan kontingen PMI yang akan berangkat pada acara Temu Karya Relawan Tingkat Nasional di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, Jumat (14/9/2018) petang. FOTO: HASAN BASARAH

SultengTerkini.Com, PALU– Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulteng Mohamad Hidayat Lamakarate melepas rombongan kontingen PMI yang akan berangkat pada acara Temu Karya Relawan Tingkat Nasional di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, Jumat (14/9/2018) petang.

Kegiatan itu akan berlangsung dari 16 hingga 22 September 2018 mendatang.

Di kesempatan yang sama juga dirangkaikan pelepasan kontingen Pramuka Kwartir Daerah Sulteng yang akan mengikuti Kemah Budaya Nasional, seluruh anggota Pramuka se Indonesia akan berkumpul di Kabupaten Parigi Moutong.

Sekprov Hidayat menegaskan, kedua organisasi tersebut telah aktif kembali dan akan mempertahankan eksistensinya.

Ia ingin organisasi ini yang pada masa silam telah eksis, dapat berkembang lebih besar dan lebih baik lagi di bawah kepemimpinannya.

“Saya setuju teman-teman PMI dan Pramuka berangkat keluar daerah agar punya tambah pengalaman, tambah pemahaman pula. Mudah-mudahan insyaAllah kedepan pulang dari sana apa yang kita dapatkan, bisa kita kembangkan lagi di Sulawesi Tengah. Ini menunjukkan hari ini PMI aktif kembali dan Pramuka aktif kembali,” tutur pria yang akrab disapa Kak Dayat itu.

Secara khusus Hidayat meminta agar sepulang dari luar daerah, anggota PMI dan Pramuka yang telah mengikuti kegiatan dapat menularkan dan mengajarkan apa yang telah didapat disana.

“Jangan hanya melulu, membanggakan dengan foto di luar daerah saja. Tetapi ingat tujuan sebenarnya mengapa mereka dikirim. Yang tak lain adalah belajar dan wajib mengajarkan anggota yang tidak berkesempatan mengikutinya agar pengetahuan dan pemahaman anggota yang mengikuti penugasan di luar daerah, juga sama dengan anggota yang belum dikirim keluar daerah,” katanya. */CAL

Silakan komentar disini...