Trump: Iran Sebabkan Kekacauan, Kematian dan Kerusakan Timur Tengah

89
tru
TRUMP di Majelis Umum PBB. (EPA)

SultengTerkini.Com, NEW YORK– Presiden AmerikaSerikatDonaldTrump menyerang pemimpin Iran dengan mengatakan negara itu menyebabkan “kekacauan, kematian dan kerusakan” di seluruh Timur Tengah.

Dalam pidato di Majelis Umum PBB di New York, Trump mengatakan pemerintahannya telah mencapai “lebih dibandingkan dari hampir semua” pemimpin dalam sejarah Amerika Serikat.

Pernyataan itu mengundang tawa, dan ia sendiri ikut tertawa dan mengatakan, “Saya tak sangka reaksinya begini.”

Amerika Serikat lebih kuat, lebih kaya dan lebih aman, kata Trump.

Ia juga membela keputusan pemerintahannya menjalin hubungan lebih baik dengan Korea Utara dan menetapkan garis keras dalam perdagangan dengan Cina.

Salah satu pesan utama yang diangkat adalah hak Amerika mengejar caranya sendiri di dunia.

“Saya menghargai hak setiap negara di ruangan ini untuk mengejar apa yang mereka percaya dan tradisi mereka,” katanya.

“Amerika Serika tidak akan memberitahu Anda bagaimana Anda hidup atau bekerja…Kami hanya meminta Anda menghargai kedaulatan kami.”

Apa yang dikatakan Trump terhadap Iran?

“Pemimpin Iran menyebabkan kekacauan, kematian dan kerusakan,” kata Trump.

“Mereka tidak menghargai negara tetangga atau perbatasan atau hak berdaulat negara. Pemimpin Iran mengeruk sumber daya alam untuk memperkaya diri sendiri dan menyebabkan kekacauan di seluruh Timur Tengah dan tempat lain.”

Presiden Iran Hassan Rouhani membalas dengan mengkritik pemerintahan Trump atas sikap bermusuhan terhadap Tehran. Namun dia juga menyerukan agar Amerika kembali ke meja perundingan.

Rouhani mengatakan dialog harus dimulai dengan menghentikan ancaman dan apa yang ia sebut “saksi tak adil”, dan ia menambahkan tak ada negara yang dapat diajak berunding dengan paksa.

Bulan Agustus lalu, Amerika Serikat menetapkan kembali sanksi dengan sasaran pembelian mata uang dolar, emas dan logam lain serta sektor otomotif.

Pada November mendatang, sanksi kedua yang lebih berat akan diterapkan untuk minyak Iran dan sektor perkapalan dan juga bank sentral.

Sementara itu, penasehat keamanan Trump, John Bolton memperingatkan para pemimpin Iran tentang konsekuensi yang bisa mereka hadapi.

Bolton mengatakan bila Tehran, “membahayakan warga kami, bila Anda terus berbohong, ya Anda akan mendapat ganjarannya,” katanya dalam satu konperensi di New York.

Iran menuduh Trump mengibarkan “perang psikologis” terhadap negara itu dan menyanggah negara itu terlibat dalam terorisme.

Iran juga menekankan program nuklir mereka bertujuan damai.

Anggota lain dalam kesepakatan nuklir – Inggris, Cina, Prancis, Jerman dan Rusia- mengatakan akan membentuk sistem pembayaran baru untuk mempertahankan hubungan bisnis dengan Iran dan tak mengindahkan sanksi AS.

Sistem itu akan membantu perusahaan minyak dan sektor usaha untuk terus melakukan perdagangan tanpa tergantung pada pasar global dan mata uang dolar.

Namun masih belum jelas bagaimana jalannya sistem ini.

(sumber: detik.com)

Silakan komentar disini...