Gubernur Sulteng Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Duyu dan Petobo

147
WhatsApp Image 2018-10-22 at 17.15.34
GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola bersama Wali Kota Palu Hidayat didampingi Satgas Bidang Infrastruktur PUPR, Arie Sutiadi meninjau lokasi hunian sementara di Kelurahan Duyu dan Petobo, Kota Palu, Senin (22/10/2018). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, PALU– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai membangun hunian sementara bagi korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Gubernur Sulteng Longki Djanggola bersama Wali Kota Palu Hidayat didampingi Satgas Bidang Infrastruktur PUPR, Arie Sutiadi, Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang Syaifullah Djafar dan Karo Humas Protokol meninjau di lokasi hunian sementara di Kelurahan Duyu dan Petobo, Senin (22/10/2018).

Di Kelurahan Duyu, berlokasi di dekat Stadion Gawalise sedang dilaksanakan pembangunan hunian sementara 18 unit dan di Petobo (atas bandara) 70 unit.

Masing-masing satu unit ada 12 bilik dengan asumsi satu bilik dihuni oleh lima orang. Dari 70 unit di Petobo nantinya dihuni 4.000 jiwa dan untuk Kelurahan Duyu, 18 unit dikali 12 bilik, kali 5 jiwa, akan ada 1.000 jiwa yang akan ditampung.

Mohammad Syafe’i, salah satu staf teknik pembangunan hunian sementara Kementerian PUPR menjelaskan, hunian di Petobo akan dilengkapi dengan fasilitas sekolah sementara bagi siswa SD dan TK.

Untuk sekolah lanjutan tidak disediakan dianggap sudah mandiri tanpa harus berada di lokasi hunian sementara.

Fasilitas lain akan dibangun puskesmas pembantu, ruang terbuka untuk bermain atau bersosialisasi, parkiran serta titik evakuasi.

Kesemuanya telah ada dalam site plan yang akan dibangun dalam kawasan hunian sementara.

Ia mengatakan, satu unit yang terdiri dari 12 bilik (untuk 12 kepala keluarga) dilengkapi empat kamar mandi, satu dapur bersama dan satu tempat cuci bersama.

Ini kata Syafei sudah melebihi standar. Biasanya untuk toilet dalam satu kelompok masyarakat secara umum 1 banding 20 jiwa.

Namun untuk hunian sementara sendiri 1 banding 18, sudah sangat cukup memadai.

Gubernur Longki Djanggola dalam kunjungannya di lokasi hunian sementara kembali mengingatkan kepada Walikota Palu agar pemerintah kecamatan dan kelurahan benar-benar memastikan kelayakan warga pengungsi yang akan menempati hunian sementara.

Gubernur juga mengapresiasi kinerja serta desain konstruksi hunian sementara yang dibangun Kementerian PUPR. Konstruksi yang menggunakan baja ringan tersebut berdiri di atas beton umpak. */CAL

Silakan komentar disini...