Pascagempa, RKB Telkom Dorong Pengusaha Bangkit Majukan UMKM

124
WhatsApp Image 2018-11-01 at 13.53.49
KEGIATAN pemulihan trauma oleh pihak Rumah Kreatif BUMN Telkom Sulawesi Tengah kepada puluhan pengusaha UMKM di Kota Palu bertempat di sebuah tenda halaman kantor Telkom Sulteng Jalan Juanda, Kamis (1/11/2018). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Pihak Rumah Kreatif BUMN (RKB) Telkom Sulawesi Tengah memberikan pemulihan trauma atau trauma healing kepada puluhan pengusaha Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Kota Palu bertempat di sebuah tenda halaman kantor Telkom Sulteng Jalan Juanda, Kamis (1/11/2018).

Fasilitator RKB Telkom Sulteng, Pusparani Sahran kepada SultengTerkini.Com mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian RKB Telkom kepada para pengusaha UMKM di wilayahnya dalam rangka membangkitkan motivasinya dalam mengembangkan usahanya.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini direspon baik oleh para pengusaha UMKM dari sektor industri rumahan dan jasa itu, dimana jumlahnya membludak dari target 50 orang peserta.

Rani, panggilan akrab Pusparani mengatakan, mereka diberikan pemulihan trauma karena terdampak saat gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat 28 September 2018.

Dimana saat itu sekitar 50 pengusaha UMKM hadir mengisi stan dalam acara Festival Palu Nomoni di Pantai Talise.

“Jadi mereka ini adalah korban gempa dan tsunami yang saat itu berada di lokasi acara Palu Nomoni,” katanya.

Dalam musibah itu, mereka ada yang kehilangan harta benda, barang produksi hingga sanak keluarganya.

Bukan hanya di Pantai Talise, sejumlah pengusaha UMKM binaan Telkom juga ada yang rumahnya ditelan likuefaksi.

Salah satu pengusaha UMKM binaan Telkom yang menjadi korban itu adalah Mia pemilik usaha Sambal Roa merek Miako.

Dimana dari enam orang tinggal di rumahnya, hanya dirinya satu-satunya yang selamat dalam musibah likuefaksi di Kelurahan Balaroa tersebut.

WhatsApp Image 2018-11-01 at 14.15.55
FOTO bersama usai kegiatan pemulihan trauma yang digelar pihak Rumah Kreatif BUMN Telkom Sulawesi Tengah, Kamis (1/11/2018). FOTO: IST

Rani menambahkan, kegiatan trauma healing ini juga sekaligus mendorong motivasi para pengusaha UMKM untuk membangun kembali usahanya pascagempa.

Ia berharap warga Kota Palu dapat kembali bangkit pascagempa, termasuk Sigi dan Donggala juga harus kuat, sehingga UMKM juga bisa survive.

Sebab menurutnya, suatu daerah itu bisa dilihat maju apabila sektor ekonominya berkembang.

“Jadi melalui UMKM ini kami harap mereka dapat bangkit dalam mendorong perekonomian di daerah kita,” pungkas Rani.

Adapun pembicara yang dihadirkan dalam kegiatan itu adalah Ni Putu Dewi Setianingsih (Widyaiswara Badan Pengembangan SDM Sulteng) dan I Putu Ardika Yana (psikolog sejenakhening.com). CAL

Silakan komentar disini...