Belum Tercatat di KUA, 80 Pasangan Suami Istri di Poso Disidang Isbat Nikah

223
WhatsApp Image 2018-11-25 at 21.24.38
Wawa Suryatna

SultengTerkini.Com, POSO– Pihak Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Poso di Sulawesi Tengah baru-baru ini melaksanakan sidang isbat nikah kepada pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah.

Sidang isbat nikah itu dilakukan kepada 80 pasutri warga Poso yang sebelumnya belum memiliki buku nikah secara sah, dan belum tercatat resmi oleh negara pernikahannya.

Kepada jurnalis, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Poso, Wawa Suryatna mengatakan, sidang isbat nikah dilakukan agar pasangan suami istri yang belum punya buku nikah sah wajib tercatat pernikahannya oleh negara.

Pelaksanaan sidang isbat nikah massal itu telah dilakukan sejak Maret hingga Oktober 2018, dengan berpindah-pindah tempat, mulai dari wilayah Kecamatan Pamona Bersaudara, Poso Pesisir Bersaudara hingga Kecamatan Poso Kota Bersaudara.

80 pasangan suami istri yang tidak memiliki buku nikah tersebut dikarenakan saat menikah tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Mereka itu yang tidak punya buku nikah, dulunya mereka tidak tercatat di KUA,” ucap Wawa Suryatna.

Ia mengatakan, jumlah 80 pasutri yang belum memiliki buku nikah itu merupakan data Kemenag Poso sejak tahun 2017 hingga Oktober 2018.

Menurutnya, setiap pasangan suami istri wajib memiliki buku nikah yang sudah tercatat oleh negara. Jika tidak memiliki buku nikah, nantinya bermasalah pada anak mereka yang mau masuk sekolah hingga pembagian harta warisan untuk anaknya.

Sementara permasalahan yang ditemukan dilapangan, kebanyakan pasangan suami istri yang belum punya buku nikah takut melapor dikarenakan sudah hamil sebelum menikah.

“Biasanya orang-orang tua dulu, sudah terjadi kecelakaan anaknya mereka tidak mau mendaftarkan anaknya di KUA,” jelasnya.

Ia menyebut, adanya buku nikah resmi juga untuk menghindari warga yang melaksanakan nikah siri.

Wawa menambahkan, untuk mengeluarkan buku nikah tersebut sebelumnya harus mendapatkan rekomendasi dari pihak PA Poso.

Untuk melaksanakan sidang isbat nikah, pihak Kemenag Poso sebelumnya mengumpulkan data dari para penyuluh dilapangan.

Saat ini Kemenag bersama PA Poso terus mendata pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah. Warga pun yang sudah menikah lalu belum terdaftar di KUA bisa segera melapor dan mengurus dengan cepat, agar segera memiliki buku nikah yang sudah tercatat oleh negara. FAI

Silakan komentar disini...
loading...