Ratusan Bendahara Sekolah se Sulteng Ikuti Diklat Teknis

88
WhatsApp Image 2018-12-03 at 15.37.19
SEKRETARIS Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Hidayat Lamakarate foto bersama usai membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Bendahara SMA dan SMK kabupaten kota se Sulteng tahun 2018 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jalan S Parman, Senin (3/12/2018). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) Mohammad Hidayat Lamakarate secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Bendahara SMA dan SMK kabupaten kota se Sulteng tahun 2018 bertempat di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jalan S Parman, Senin (3/12/2018).

Dalam sambutannya, Sekprov Hidayat menyampaikan tugas bendahara merupakan tugas utama, bukan tugas sampingan.

Namun kondisi rill saat ini sekitar 60% tugas bendahara atau administrasi masih dilaksanakan oleh seorang guru, bisa dibayangkan ketika seorang guru ada kewajiban memenuhi jam mengajar.

Disamping itu mengejar ketentuan-ketentuan lain untuk mendapatkan sertifikasi, dan ditambah dengan tugas merangkap bendahara yang seharusnya tugas tersebut dilakukan oleh seorang petugas  administrasi. Dengan kondisi tersebut, Sekprov berharap kedepannya agar para guru yang melakukan tugas administrasi ataupun bendahara tersebut dapat diberikan prioritas agar jangan lagi para guru tersebut dipaksakan harus mengajar sekian jam untuk memperoleh ketentuan mendapatkan akreditasi.

Selain itu bimbingan teknis ini diprogramkan oleh Pemerintah agar para bendahara sekolah paham, apa dan bagaimana pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah.

Karena menurut Sekprov, selama ini yang menjadi masalah di Dinas Pendidikan ialah masih banyaknya ditemukan kekeliruan terkait pengelolaan dana di sekolah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis yang juga Panitia Pelaksana Chatrina D Nelloh dalam laporannya mengatakan, tujuan dilaksanakannya Diklat Teknis Bendahara SMA/SMK se Sulawesi Tengah itu untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memperbaiki sistem pengelolaan keuangan yang selama ini masih menyisakan berbagai persoalan di lingkungan SKPD termasuk di SMA dan SMK.

Adapun sasaran yang ingin dicapai agar peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis pengelolaan keuangan dan mampu melakukan langkah preventif dalam memperbaiki sistem pengelolaan keuangan di lingkup SMA dan SMK.

Kegiatan itu berlangsung selama lima hari mulai 3 hingga 7 Desember dan diikuti 101 orang peserta dengan tenaga pengajar yang berasal dari Inspektorat, Kantor Pajak Pratama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BPSDM.

Selain Sekprov Hidayat, pembukaan Bimtek ini dihadiri oleh Widya Suara Utama Madya Pratama BPSDM, Kadis Dikbud Sulteng Irwan Lahace dan para pejabat struktural maupun fungsional BPSDM. CAL

Silakan komentar disini...