Bupati Banggai Minta BPOM Bertindak Tegas

254
WhatsApp Image 2018-12-18 at 18.36.21
PENANDATANGANAN komitmen bersama koordinasi pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (18/12/2018). FOTO: IRWAN

SultengTerkini.Com, LUWUK– Pengawasan obat dan makanan menjadi hal yang penting dalam menjamin keselamatan masyarakat dari risiko kesehatan akibat produk yang tidak memenuhi syarat mutu, khasiat dan keamanannya.

Untuk itu Bupati Banggai Herwin Yatim meminta agar Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Loka POM Banggai bertindak tegas dalam pelaksanaan tugasnya.

Hal itu disampaikan Bupati Herwin Yatim dalam amanatnya yang dibacakan Yusran selaku Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi pada acara Koordinasi Lintas Sektor bertajuk Diseminasi Informasi Obat dan Makanan yang digelar Loka POM Banggai di salah satu hotel Luwuk, Selasa (18/12/2018).

Bupati Herwin berpesan Loka POM Banggai wajib senantiasa terus meningkatkan efektivitas kinerja untuk melindungi masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Banggai.

Pola konsumsi pangan sehat perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran terhadap pangan bergizi dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Harapan saya kepada BPOM dalam hal ini Loka POM Banggai harus tegas dalam melakukan pengawasan obat dan makanan dan juga berupaya meningkatkan daya saing produk obat dan makanan di pasar lokal maupun global dengan meningkatkan kemandirian produsen obat dan makanan serta bimbingan teknis dalam pemenuhan standar dan ketentuan yang berlaku,” kata Yusran membacakan amanat Bupati Herwin Yatim.

Pemerintah Kabupaten Banggai dalam wujud dukungan terhadap nawacita kelima yakni meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui pengawalan keamanan, khasiat/manfaat dan mutu obat dan makanan sebelum dan saat beredar di masyarakat.

Pihaknya juga sangat mendukung intensifikasi komunikasi informasi dan edukasi melalui program terpadu diantaranya Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) juga Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GNWOMI) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMASSAPA) di daerah ini.

Sementara itu, Kepala Loka POM Banggai Darman kepada media ini menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Banggai terhadap keberadaan Loka POM Banggai.

Pihaknya kata Darman bakal bertindak tegas terhadap sarana yang secara masif memproduksi ataupun menjual produk obat dan makanan yang menyebabkan resiko kesehatan akibat produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat mutu, khasiat dan keamanan.

Kendati baru berusia beberapa bulan, namun Loka POM Banggai banyak menemukan adanya obat dan makanan serta kosmetik yang ilegal, baik berupa barang kedaluwarsa maupun izin edarnya yang telah melewati masa berlaku.

“Kami berharap adanya kerjasama seluruh pihak guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat indonesia terutama yang ada di daerah ini melalui pola konsumsi obat dan makanan yang sehat. Kami juga berharap adanya bantuan berupa informasi berkaitan dengan sarana yang memproduksi maupun memperdagangkan obat dan makanan ilegal yang tidak memenuhi syarat,” kata Darmawan.

Loka POM Banggai juga mengimbau agar para produsen dan penjual yang merupakan sarana untuk tidak memproduksi obat dan makanan tidak sesuai syarat mutu, khasiat dan keamanan.

Jika nanti ternyata ditemukan, maka pihaknya akan melakukan proses hukum terhadap para pelakunya. Sejauh ini pihaknya masih melalukan pembinaan berupa teguran serta penyitaan dan pemusnahan produk yang ditemukan saat operasi. IKB

Silakan komentar disini...