BKKBN Sulteng Wujudkan Masyarakat Mandiri Melalui Program Kampung KB

79
WhatsApp Image 2019-03-20 at 14.20.25
Bramanda Garibaldi Noya

SultengTerkini.Com, PALU– Pihak Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) terus meningkatkan program pengembangan Kampung KB, karena dinilai mampu mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera.

Berdasarkan penilaian BKKBN Perwakilan Sulteng, kehadiran Kampung KB memberikan banyak perubahan positif, terutama dalam hal menciptakan masyarakat  kreatif, mandiri dan berdaya saing.

Karena di dalam program Kampung KB, seluruh kegiatannya adalah pemberdayaan masyarakat yang  disinergikan dengan program instansi atau lembaga pemerintah dan swasta yang memiliki tujuan sama  yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kasubbag Humas BKKBN Perwakilan Sulteng, Bramanda Garibaldi Noya kepada media ini, Rabu (20/3/2019) membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, salah satu upaya peningkatan pengembangan Kampung KB yang dilakukan BKKBN Perwakilan Sulteng adalah melakukan pendekatan lintas sektoral, baik dengan instansi pemerintah maupun  swasta.

Bram, sapaan akrab Bramanda mengatakan, bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi yang terjadi  pada 28 September 2018 lalu memberikan dampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat.

Menurutnya, masyarakat yang terdampak bencana sudah sepatutnya mendapat pertolongan.

“BKKBN Sulteng juga terlibat aktif dalam membangkitkan semangat hidup masyarakat yang terkena bencana. Di Kampung KB, kami bergerak membangun dan mengembangkan program pemberdayaan masyarakat sehingga kualitas hidup para korban bencana tetap terjaga,” ujar Bram.

Ia menuturkan, BKKBN Perwakilan Sulteng bekerjasama dengan Medco Foundation dalam membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  masyarakat penyintas bencana dengan mengoptimalkan potensi wilayah setempat.

Biar bagaimanapun, sambung Bram, kehadiran Kampung KB, khususnya di daerah terdampak bencana sangat mendukung, terutama dalam membangun masyarakatnya.

Di Kampung KB, masyarakat adalah subjek pembangunan bukan sebagai objek, sehingga yang pertama dan utama yang harus dibangun adalah masyarakat setempat.

Selain itu, program Kampung KB dapat dijadikan sebagai wahana pemberdayaan masyarakat melalui berbagai macam program mengarah pada upaya perubahan sikap, perilaku dan cara berfikir ke arah yang lebih baik. SAH

Silakan komentar disini...
loading...