543 Santri TK/TPA di Kecamatan Dampelas Diwisuda

42
photo6210761227186055468
WAKIL Bupati Donggala Mohammad Yasin menghadiri Wisuda ke II TK/TPA Al Quran 13 desa se Kecamatan Dampelas di Lapangan Sepak Bola Desa Sioyong, Ahad (28/4/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Wakil Bupati Donggala Mohammad Yasin menghadiri Wisuda ke II Taman Kanak-kanak (TK)/Taman Pengajian Al Quran (TPA) 13 desa se Kecamatan Dampelas di Lapangan Sepak Bola Desa Sioyong, Ahad (28/4/2019).

Jumlah santriawan dan santriwati ke II se Kecamatan Dampelas yang diwisuda itu sebanyak 543 orang, dengan mengusung tema “Membangun Generasi Qurani Menolak Narkoba”.

Camat Dampelas selaku Ketua LPTQ Kecamatan Dampelas, Najamudin Lagane dalam sambutannya menyampaikan kegiatan wisuda memiliki peran penting dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca Al Quran di kalangan masyarakat, sehingga program pemerintah untuk membumikan Al Quran dapat terwujud.

“Kepada orang tua santri jangan sampai disini saja, tetapi setelah ini akan mendaftarkan anak-anaknya ke pesantren Tanah Dampelas, sehingga bacaan Al Quran itu bisa menjadi semakin baik, sebagaimana yang kita harapkan bersama,” katanya.

Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rizal dalam sambutannya menyampaikan satu gagasan yang terkait dengan ilmu fiqih.

“Mungkin ada lombanya karena semua adat Islam akan tergambar secara harafiah dalam ilmu fiqih. Semoga Indonesia berjaya di nusantara,” tuturnya.

Sementara itu, Wabup Mohammad Yasin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan wisuda yang digagas oleh Koordinator Pengembangan II TK/TPA Al Quran.

“Alhamdulillah bahwa kegiatan ini betul-betul memberikan dampak positif terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang ada di wilayah Kabupaten Donggala,” katanya.

Wabup juga menggambarkan bahwa pengetahuan soal keagamaan yang sering orang katakan tentang kecerdasan spritual, itu memang harus dilakukan sejak dini.

“Mengapa? karena pada umur anak-anak ibarat kertas putih, yang apabila digoreskan tinta hitam atau biru, maka itulah yang akan memberikan warna nantinya dalam kehidupannya sehari-hari sampai dia dewasa,” katanya.

Oleh sebab itu katanya, memang penting bahwa seluruh masyarakat perlu mendorong anak-anak untuk bisa mengaji sedini mungkin, tidak hanya membaca, tapi harus mengetahui apa yang ada dalam Al Quran.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Donggala tentu memberikan dorongan dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif, apalagi terkait dengan peningkatan kualitas SDM yang ada di Kabupaten Donggala,” pungkasnya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...