AJI Palu: Pemda Jangan Beri THR kepada Wartawan!

52
WhatsApp Image 2019-05-19 at 22.02.46
KETUA Aliansi Jurnalis Independen Palu, Muhammad Iqbal (duduk pakai baju hitam) saat jumpa pers di sekretariatnya, Ahad (19/5/2019). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu mengingatkan kepada para pemerintah daerah (pemda) di Sulawesi Tengah untuk tidak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada wartawan di wilayahnya yang berasal dari APBD dan APBN.

Ketua AJI Palu, Muhammad Iqbal memandang anggaran negara atau anggaran daerah hanya diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat, bukan untuk melayani kepentingan jurnalis secara privat.

“Kami meminta pemda tidak menyiapkan dana negara atau daerah untuk THR wartawan,” katanya kepada sejumlah jurnalis saat buka puasa bersama di sekretariat AJI Palu, Ahad (19/5/2019).

Menurutnya, pemberian THR kepada wartawan sejalan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan.

Dalam hal ini, kata Iqbal perusahaan media juga termasuk dalam peraturan tersebut.

“Kami hanya mengingatkan pemda tidak membayarkan THR kepada wartawan dari dana negara atau daerah,” tegas mantan Pemimpin Redaksi Radar TV Palu itu.

Ia menjelaskan, menurut pasal 2 ayat 1 Permenaker RI No 6 Tahun 2016 menyebutkan pengusaha wajib memberikan THR keagamaan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.

Kemudian, pada ayat 2, THR keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 diberikan kepada pekerja atau buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu. MAD

Silakan komentar disini...
loading...