Batik Air Resmi Layani Rute Jakarta-Luwuk

66
WhatsApp Image 2019-05-26 at 09.27.40
GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola meresmikan rute penerbangan Batik Air Jakarta-Luwuk di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad (26/5/2019). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, JAKARTA– Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group, Ahad (26/5/2019) hari ini mengumumkan penerbangan perdana rute dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) ke Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk, Sulawesi Tengah.

Batik Air terbang tepat waktu menggunakan nomor ID-6290. Pesawat Airbus 320-200CEO registrasi PK-LUP lepas landas pukul 02.05 WIB dan mendarat mulus pukul 06.05 Wita di Luwuk.

Rute penerbangan kembali, Batik Air memiliki waktu keberangkatan dari Luwuk pada 17.00 Wita bernomor ID-6291 dan mendarat di Soekarno-Hatta pukul 19.00 WIB.

Peresmian inagurasi di Terminal 2E Soekarno-Hatta dan Luwuk dilaksanakan oleh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Bupati Banggai Herwin Yatim, Chief Executive Officer (CEO) Batik Air Captain Achmad Luthfie, Operations Director, Captain Zwingly Silalahi.

Hadir pula Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo, Kepala Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Alex Rudi Nainggolan, Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh dan Ketua Banggai Tourism Board Dino Gobel.

Setibanya di Luwuk, Batik Air mendapatkan sambutan hangat dengan tarian tradisional, pemotongan pita dan pelepasan seekor merpati.

Penyambutan ini sekaligus tanda dibuka penerbangan non-stop yang ditempuh dalam durasi berkisar tiga jam.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) of Batik Air, Captain Achmad Luthfie, hari ini merupakan bagian tonggak sejarah penting Batik Air mengembangkan pasar potensial, menjangkau destinasi favorit dan memenuhi permintaan pasar perjalanan di dalam negeri, diikuti tren jalan-jalan saat ini (millennials traveling).

Ia mengatakan, Batik Air sangat bangga memperkenalkan rute baru domestik yang dilayani pergi pulang serta menempatkan sebagai maskapai pertama dan satu-satunya saat ini yang melayani langsung dari Soekarno-Hatta ke Luwuk.

“Di Sulawesi Tengah, Luwuk adalah destinasi kedua dilayani oleh Batik Air setelah Palu,” katanya dalam keterangan resminya kepada media ini, Ahad.

Bersamaan terbang pertama tersebut, Batik Air juga meresmikan inaugural flight Luwuk ke Makassar dengan mengoperasikan pesawat yang sama.

Ia mengatakan, Ppenerbangan ID-6293 lepas landas pukul 06.45 WITA dan pesawat mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) pada 08.00 WITA.

Rute sebaliknya, Batik Air bernomor ID-6292 berangkat dari Makassar pada 15.00 WITA dan tiba pukul 16.15 WITA di Luwuk.

Ia menambahkan, pada tahap awal, Batik Air menawarkan masing-masing dua kali frekuensi terbang dalam sehari pergi pulang (PP).

Batik Air katanya, akan selalu melakukan pengkajian pasar (market review) bersama pelaku bisnis terkait. Optimis, melalui kolaborasi strategis dan tepat sasaran, diproyeksikan target isian penumpang (load factor) bisa mencapai lebih dari 75%.

“Apabila mendatang rute ini memberikan peluang positif, maka berpotensi akan menambah jaringan baru ke kota lain atau memperkuat rute penerbangan,” tuturnya.

Batik Air menyampaikan apresiasi penuh atas antusiasme para tamu pertama di kedua rute.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat mendukung dalam upaya memperlancar pelaksanaan penerbangan perdana di kategori premium services airlines.

Dalam operasional, Batik Air selalu mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan.

Batik Air menilai, rute Luwuk ke Soekarno-Hatta dan Makassar akan melengkapi pilihan jadwal penerbangan terbaik di kalangan travelers.

Oleh karena itu, Batik Air mengajak segera merencanakan perjalanan lebih awal dan menemukan berbagai tujuan wisata mempesona di koridor ekonomi Sulawesi.

Travelers dapat menikmati nuansa budaya lokal yang ramah, nyaman, tenang di tepian pantai yang menghadap sebelah utara Teluk Tomini serta sebelah timur Laut Maluku dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Luwuk juga mempunyai ikon Taman Sehati yaitu menyaksikan tarian khas tari Molabot Umapos lengkap musik tradisonal.

Untuk menyempurkankan traveling, berada di Bukit Keles adalah spot terbaik untuk kuliner.

Paling terkenal yaitu Lopis, makanan dari ketan yang disiram kuah gula aren dan taburan kelapa muda atau mencicipi Pisang Lowe yang dicocol sambel terasi dengan ditemani secangkir Saraba hangat. CAL

Silakan komentar disini...
loading...