Polda Sulteng Targetkan 500 Pasien Operasi Bibir Sumbing Gratis

62
WhatsApp Image 2019-06-18 at 13.32.58
KAPOLDA Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto bersama sejumlah pasien operasi bibir sumbing dalam kegiatan bakti sosial kesehatan, Selasa (18/6/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menyiapkan sejumlah program kegiatan, baik berupa kegiatan pembinaan tradisi, pengabdian Polri kepada masyarakat, aneka lomba dan sarasehan.

Polda Sulteng melalui Bidang Dokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara Palu pada Senin (18/6) melaksanakan kegiatan pengabdian Polri kepada masyarakat berupa operasi celah bibir atau biasa dikenal dengan bibir sumbing dan celah langit-langit kepada warga di wilayahnya yang memerlukan bantuan secara gratis.

Tema bakti sosial (baksos) kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 ini adalah “Senyum Bersama Polri”.

Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto berkesempatan membuka kegiatan baksos kesehatan yang dihadiri pejabat utama polda dan masyarakat setempat.

Kapolda Lukman Wahyu mengatakan, perlu diketahui bersama bahwa pada Ahad dan Senin (16-17/6/2019) telah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan sebagai pelaksanaan awal operasi celah bibir dan celah langit-langit yang akan dilaksanakan pada 18 dan 19 Juni 2019.

Kegiatan itu serentak dilaksanakan di 24 rumah sakit (RS) Bhayangkara se Indonesia. Kegiatan baksos kesehatan ini pula sudah disampaikan kepada pengurus Muri sebagai pemberi pelayanan Polri di bidang kesehatan sebanyak 500 pasien.

Pelaksanaan bakti kesehatan untuk Polda Sulteng ini bertempat di RS Bhayangkara Palu.

Saat ini yang sudah mendaftar sebanyak 38 pasien  di seluruh jajaran Polda Sulteng bekerjasama dengan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia atau PABMI Sulteng, Smile Train, Yayasan Siti Masyitah.

Di akhir sambutannya, Kapolda Lukman Wahyu berpesan kepada seluruh personel RS Bhayangkara Palu, bahwa tolok ukur suksesnya RS adalah dari kepercayaan para pasiennya.

Oleh sebab itu, ruang instalasi gawat darurat tampilan depannya itu sangat penting dan mempengaruhi keyakinan orang saat datang ke rumah sakit.

“Selain itu sangat perlu personelnya harus profesional dan kebersihan serta keamanannya juga harus terus ditingkatkan,” katanya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...