Peduli Warga Terisolir, Polres Morowali Gelar Pengobatan Gratis

890
PEMBINA Yayasan Kemala Bhayangkari Morowali, AKBP Edward Indharmawan Eka Chandra menyaksikan pengobatan gratis bagi warga Dusun III Mandoa, Desa Kumpi, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara. FOTO: JORS

SultengTerkini.Com, MORUT– Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polres Morowali menggelar pengobatan gratis bagi warga Dusun III Mandoa, Desa Kumpi, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian YKB bagi warga terisolir yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan setempat.
Pelayanan kesehatan gratis tersebut dilakukan pada Kamis (16/3/2017) bagi 95 jiwa penduduk Dusun terpencil Mandoa yang terdiri dari 29 Kepala Keluarga (KK).
Pengobatan ini melibatkan sejumlah dokter ahli yang kesemuanya merupakan ibu-ibu anggota Bhayangkari Cabang Morowali.
Ketua Cabang Bhayangkari Polres Morowali, Yohana Natalia Indharmawan mengatakan, pengobatan gratis yang dilalukan YKB Morowali merupakan bentuk perhatian organisasi dibawah naungan Polri tersebut kepada warga kurang mampu dalam rangka memperingati HUT YKB ke 37 tahun 2017.
Pelayanan kesehatan gratis ini sebagai bentuk kepedulian bagi kesehatan warga.
Apalagi Dusun Mandoa merupakan wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
Dia mengatakan, dalam mendukung terlaksananya kegiatan itu, YKB Morowali menghadirkan empat orang dokter, satu apoteker, satu perawat dan satu bidan.
Petugas medis ini dibekali sejumlah alat medis dan obat-obatan.
“Semuanya gratis tidak dipungut biaya bagi warga yang memeriksakan kesehatannya. Yang ikut tiga dokter umum dan satu dokter spesialis anak,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan, puluhan warga yang bermukim di wilayah itu berbondong-bondong memeriksakan kesehatannya di lokasi yang sudah disiapkan.
Warga yang datang beragam, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, orang tua dan juga para lansia.
Kesemuanya sangat antusias menjalani pengobatan.
“Tidak ada penyakit kronis yang diderita warga di Mandoa. Dari hasil pemeriksaan mayoritas, khususnya laki-laki mengeluh kecapean seperti warga lainnya sebagai petani. Ada juga yang mengeluh batuk-batuk dan gatal-gatal. Khusus bayi semuanya sehat-sehat,” kata seorang dokter.
Kepala Dusun Mandoa, Respin Parayo mengapresiasi pengobatan gratis tersebut.
Sebagai perwakilan warga dia sangat bersyukur.
Sejak 13 tahun silam bermukim di wilayah tersebut, baru kali ini petugas medis didatangkan untuk melakukan pengobatan gratis.
“Kami ucapkan terima kasih,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir pula pembina YKB Morowali, AKBP Edward Indharmawan Eka Chandra, Wakapolres Morowali Kompol Sapri Helmi dan puluhan pengurus serta anggota cabang Bhayangkari Polres Morowali. JRS

Silakan komentar disini...