Polres Palu Ringkus 10 Spesialis Curanmor, Tiga Senpi Disita

465
KAPOLRES Palu AKBP Christ Reinhard Pusung (kedua dari kiri) didampingi Kepala Satuan Reskrim AKP Willian Harbensyah (baju hitam) memperlihatkan barang bukti senjata api rakitan beserta amunisinya kepada sejumlah wartawan di Baruga Mapolres setempat, Kamis (20/4/2017). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Palu, Sulawesi Tengah berhasil meringkus para spesialis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat di wilayahnya.

“Jumlahnya ada 10 pelaku curanmor yang ditangkap,” kata Kapolres Palu AKBP Christ Reinhard Pusung yang didampingi Kepala Satuan Reskrim AKP Willian Harbensyah kepada sejumlah wartawan di Baruga Mapolres setempat, Kamis (20/4/2017).

Kapolres Christ mengatakan, 10 pelaku curanmor itu ditangkap secara terpisah dalam waktu dan lokasi yang berbeda.

Ke 10 spesialis curanmor yang dibekuk aparat itu masing-masing berinisial MN (37), IS (19), SR (19), AR (34), AS (20), MH (41), WW (25), MH (23), AF (29), dan MS (27).

Selain tersangka curanmor, polisi juga meringkus dua pelaku pencurian disertai kekerasan (curas) dan dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yakni berinisial AM (22), FR (22), KT (22), dan AD (24).

Disamping itu, aparat juga menangkap tiga pelaku pencurian lainnya yakni berinisial JP (28), kasus pencurian besi/pagar, DA (20), kasus pencurian telepon genggam, dan AM (20), kasus pencurian laptop.

Dari tangan para tersangka petugas berhasil menyita banyak barang bukti diantaranya 18 unit sepeda motor, 10 unit telepon genggam, satu unit laptop, satu buah televisi, satu buah parang, satu buah pagar besi, dan satu buah gerobak.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya seperti tiga pucuk senjata api rakitan, dua buah badik, satu buah pisau, satu buah samurai, 52 butir amunisi, satu buah kompresor, dan dua mesin sepeda motor.

Dalam aksinya, para tersangka tidak segan-segan melukai korbannya.

Beberapa diantara tersangka yang ditangkap terpaksa dilumpuhkan aparat dengan tembakan di bagian kakinya karena melawan dan ingin kabur.

Dengan dilakukannya tindakan tegas oleh aparat Polres Palu dalam menangkap para pelaku kejahatan di wilayahnya diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan diri, baik saat berada di luar rumah ataupun di dalam rumah,” kata orang pertama di Polres Palu itu.

Mantan Kapolres Tolitoli itu juga berharap peran aktif masyarakat untuk bersama-sama dengan kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya agar selalu kondusif dengan cara apabila mengetahui, melihat ataupun mengalami suatu tindak pidana segera menginformasikan atau melaporkan ke kantor kepolisian terdekat. CAL

Silakan komentar disini...