Warga Terpanggil Bantu Satgas Tinombala di Poso Bersihkan Gorong-gorong

387
KARYA bakti prajurit Satuan Tugas Operasi Tinombala dengan sejumlah warga di Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Lawanga, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/5/2017). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, POSO– Kegiatan karya bakti Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala di Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Lawanga, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah kembali dilanjutkan dibawah pimpinan Wakil Komandan Kolakops Tinombala Kolonel Inf Alfi Sahri Lubis, Sabtu (6/5/2017).

Kegiatan itu difokuskan pada pembersihan gorong-gorong yang sudah beberapa bulan tersumbat akibat tumpukan sampah, sehingga sering menyebabkan genangan air apabila turun hujan di seputaran jalan tersebut.

Yang menarik dari pelaksanaan kegiatan itu adalah dengan mulai datangnya warga untuk bergabung bersama-sama prajurit Satgas Tinombala membersihkan gorong-gorong tersebut.

Menurut Wakil Komandan Kolakops Tinombala Kolonel Inf Alfi Sahri Lubis, hal ini menunjukkan bahwa usaha Satgas Tinombala untuk menimbulkan kembali rasa kepedulian dan kebersamaan dari warga untuk mengaktifkan kembali budaya gotong-royong mulai menunjukkan kemajuan.

Sebagai ciri khas bangsa Indonesia, kata dia, budaya gotong- royong ini memang perlu untuk dipertahankan karena dapat memupuk rasa persatuan dan persaudaraan antar sesama warga, sehingga dengan begitu wilayah ini akan terhindar dari isu-isu ataupun pengaruh-pengaruh negatif yang dapat menimbulkan perpecahan kembali.

Sementara itu Ibu Lurah Lawanga yang turut serta dalam kegiatan karya bakti ini mengucapkan terima kasih atas peran serta dan kerja keras prajurit TNI/Polri dari Satgas Tinombala, Kodim 1307/Poso, Polres Poso dan Pemadam Kebakaran setempat yang telah ikhlas membantu membersihkan gorong-gorong yang telah lama tersumbat ini.

Selanjutnya dia mengimbau agar seluruh warga Kelurahan Lawanga lebih peduli kepada lingkungan di sekitarnya dan jangan membuang sampah sembarangan karena dapat merusak keindahan dan kebersihan kota.

Sementara itu, lamanya gorong-gorong ini tersumbat tanpa ada usaha untuk dibersihkan mengakibatkan para peserta karya bakti harus bekerja ekstra keras untuk mengeluarkan seluruh sampah yang menyumbat gorong-gorong sepanjang lima meter tersebut.

Berkat kerjasama dari seluruh peserta, akhirnya seluruh sampah yang menyumbat dapat dikeluarkan, sehingga air yang melalui gorong-gorong tersebut dapat lancar kembali. */CAL

Silakan komentar disini...