Gempa 6,6 SR di Poso, Sejumlah Warga Luka dan Bangunan Rusak

501
ILUSTRASI

SultengTerkini.Com, POSO– Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso di Sulawesi Tengah mencatat sejumlah warga di wilayahnya mengalami luka terkena runtuhan bangunan akibat gempa bumi yang terjadi pada Senin (29/5/2017) malam pukul 22:35:22 Wita dengan kekuatan 6.6 Skala Richter (SR).

“Ada tiga orang warga di Desa Sedoa dan Alitupu terluka akibat terkena runtuhan bangunan,” kata Kepala BPBD Poso Masdian Mentiri saat dihubungi SultengTerkini.Com per telepon genggamnya dari Palu, Selasa (30/5/2017).

Sementara kata dia, untuk warga lainnya yang menjadi korban di Desa Wuasa dan desa lainnya, kepala desa setempat masih melakukan pendataan.

“Di Desa Tokorondo juga ada info warga terluka karena terkena runtuhan tembok rumahnya, sehingga dilarikan ke puskesmas setempat. Untuk jumlah pastinya kita tunggu hasil pendataan di lapangan,” kata dia.

Selain warga luka-luka, gempa itu juga mengakibatkan sejumlah rumah penduduk di Desa Sedoa rusak parah.

Bahkan beberapa fasilitas seperti kantor perbankan di Poso Kota, puskesmas pembantu dan gereja di Desa Alitupu Kecamatan Lore Utara juga rusak akibat gempa.

Pihaknya juga menerima informasi bahwa di Desa Sedoa ada rumah yang baru dibangun temboknya roboh karena belum diplester.

“Untuk tingkat kerusakan rumah, fasilitas umum dan warga yang luka-luka sementara didata. Habis sahur anggota saya kembali melanjutkan pendataan di lapangan,” katanya.

Selain mendata, pihak BPBD bersama TNI dan Polri saat ini juga fokus menenangkan warga yang masih berada di luar rumah karena panik akibat gempa tersebut di wilayah Kecamatan Poso Pesisir dan Poso Kota.

“Kita berupaya terus menjelaskan kepada warga bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami sesuai rilis dari BMKG karena memang kejadiannya di darat bukan di laut,” tutur orang pertama di BPBD Poso itu.

Selain di Poso, gempa tersebut juga dirasakan warga di Kabupaten Sigi, Kota Palu dan Morowali Utara.

Bahkan sebagian warga di wilayah itu panik dan berhamburan keluar rumah karena khawatir terjadi tsunami.

Sebelumnya diberitakan, hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi di Poso terjadi pada pukul 22:35:22 Wita berkekuatan 6.6 Skala Richter (SR) dengan episenter terletak pada koordinat 1.33 LS dan 120.41 BT pada kedalaman 10 kilometer.

Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan kuat dirasakan di daerah Torue Kabupaten Parigi Moutong dan Poso, dalam skala intensitas II SIG BMKG atau (V MMI), Palu dan Sigi, dalam skala intensitas II SIG BMKG atau (III-IV MMI), Tolitoli, Pasang Kayu dan Tana Toraja, dalam skala intensitas II SIG BMKG atau (III MMI), Gorontalo, Boalemo dan Bone Bolango, dalam skala intensitas I SIG BMKG atau (II-III MMI), Palopo, Masamba dan Balikpapan, dalam skala intensitas I SIG BMKG atau (II MMI).

Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh banyak orang. CAL

Silakan komentar disini...